3. Keutamaan Dalam Berdoa
Ada satu saat pada hari Jumat yang disebut sebagai “saat yang mustajab” di mana doa-doa umat Muslim lebih mungkin dikabulkan oleh Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda, “Ada saat di hari Jumat di mana seorang hamba Muslim tidaklah memohon kepada Allah sesuatu kecuali pasti Allah memberikannya kepadanya, selama ia tidak memohon untuk berbuat dosa atau memutuskan hubungan keluarga.” (HR. Bukhari dan Muslim).
4. Pahala dan Pengampunan Dosa
Menurut beberapa hadis, Allah memberikan pahala besar bagi mereka yang memperbanyak dzikir, membaca Al-Quran, dan berdoa pada Hari Jumat.
Rasulullah SAW juga menyatakan bahwa Hari Jumat memiliki kemampuan untuk menghapus dosa-dosa yang dilakukan antara dua Jumat sebelumnya, selama seseorang menjauhi dosa besar.
5. Pintu-Pintu Surga Dibuka
Hari Jumat juga dianggap sebagai hari di mana pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Hari Jumat adalah kebaikan yang besar. Hari itu Allah menggandakan pahala kepada umatku dan menjadikan hari itu sebagai hari perhimpunan. Maka mandilah kalian dan pakailah minyak wangi pada hari itu.” (HR. Ibnu Majah).
6. Hari Kiamat Tidak Terjadi Pada Hari Jumat
Salah satu keistimewaan lainnya adalah bahwa Hari Kiamat tidak akan terjadi pada Hari Jumat. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Hari Kiamat tidak akan terjadi sampai melewati seribu bulan Jumat.” (HR. Muslim).
Dengan semua keutamaan ini, Hari Jumat memiliki makna dan nilai yang tinggi dalam agama Islam, dan umat Muslim dianjurkan untuk menghormati dan memanfaatkan hari ini dengan melakukan amalan-amalan yang baik.



