Mustahil Jokowi Dukung Prabowo

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Oleh: Saiful Huda Ems/Pengamat Politik

JCCNetwork.id- Setelah mereka gagal menyebarkan hoax selama beberapa tahun dengan isue pasangan Capres/Cawapres Prabowo-Jokowi untuk Pilpres 2024, mereka kemudian beralih dengan menyebarkan isue baru yakni pasangan Capres/Cawapres Prabowo-Gibran untuk Pilpres 2024.

- Advertisement -

Padahal saya yakin mereka sebetulnya sudah tau, bahwa saat ini Gibran Rakabuming Raka tengah sibuk mengkampanyekan Capres Ganjar Pranowo disetiap minggunya di Kota Solo dan keliling ke daerah-daerah lainnya.

Tidak hanya sampai disiitu, setelah GOLKAR, PAN dan PKB mengumumkan secara terbuka dukungannya untuk Capres Prabowo, adik kandung Prabowo, yakni Hasyim Djoyohadikusumo menyatakan bahwa deklarasi dukungan GOLKAR, PAN dan PKB terhadap Capres Prabowo itu terjadi setelah Ketum-Ketum Parpol itu mendapatkan instruksi dari Presiden Jokowi.

Ini sungguh pernyataan yang sangat mengada-ada dan berbahaya, karena selain menyatut nama Jokowi, juga terkesan menurunkan derajat Jokowi yang merupakan seorang Presiden, dan bukan di level Ketua Umum Partai Politik yang mungkin anggapannya setingkat dengan kakaknya.

- Advertisement -

Mereka sepertinya sangat tidak percaya diri untuk memenangkan pertarungan Pilpres yang kesekian kalinya diikuti oleh Prabowo. Setelah gagal mengikuti Konvensi Capres Partai Golkar 2004, lalu gagal lagi Nyawapres di 2009, kemudian gagal lagi Nyapres di 2014, dan terus gagal lagi Nyapres di 2019, kubu Prabowo merasa tidak akan pernah bisa menang jika mereka tidak mengubah taktiknya, yakni mulai harus memberi kesan ke publik bahwa Prabowo satu-satunya Capres 2024 yang didukung penuh oleh Presiden Jokowi untuk bisa Nyapres dan menang di Pilpres 2024. Ini sangat mustahil !.

Pertama, Presiden Jokowi pasti sudah sangat tau karakter asli Prabowo yang temperamen –dan satunya lagi tak elok untuk saya katakan disini–, yang sesungguhnya lebih parah dari hanya sekedar temperamen. Prabowo sikapnya mudah berubah-ubah tergantung suasana kebatinannya.

Kitapun bisa melihat karakter itu ketika Prabowo berorasi, beliau kadang tertawa-tawa namun beberapa detik kemudian marah-marah, menggebrak-gebrak meja sampai pernah Amien Rais kemudian mendekatinya dan menenangkannya. Jika karakter Prabowo yang seperti ini dianggap sepele oleh Presiden Jokowi, sungguh itu sebuah hal yang mustahil. Presiden Jokowi itu sangat cerdas dan tak banyak bicara !.

Kedua, semua orang tau bahwa Prabowo merupakan rival politik Jokowi sejak Pilpres 2014 hingga Pilpres 2019. Kalau Presiden Jokowi mendukung Prabowo di Pilpres 2024, lalu Prabowo menang, maka itu sama halnya dengan rakyat selama ini tidak menyukai dan tidak mempercayai, serta tidak menerima pertanggung jawaban Presiden Jokowi yang memimpin Indonesia selama dua periode.

Ingat, dalam Sistem Presidensiil sejatinya laporan pertanggung jawaban Presiden itu sesungguhnya langsung ke rakyat, dan bukan ke parlemen (DPR/MPR) sebagaimana yang lazim terjadi di negara yang menganut Sistem Parlementer.

Penolakan atau penerimaan laporan pertanggung jawaban kinerja Presiden lagsung ke rakyat itu bisa dilihat dari perolehan hasil Pemilu/Pilpres. Apabila rakyat memilihnya kembali (untuk kasus Presiden yang baru menjabat satu periode), atau rakyat memilih Capres yang didukungnya (untuk kasus Presiden yang sudah menjabat dua periode dan tak bisa menyalonkan kembali), maka itu berarti pertanggung jawaban Presiden itu diterimah oleh rakyat. Dan jika sebaliknya rakyat tidak memilihnya, itu berarti pertanggung jawaban dari Presiden tersebut telah ditolak oleh rakyat.

Gambaran dari sistem tersebut menunjukkan, bahwa bila Capres Prabowo nantinya yang menang, itu berarti sama halnya dengan rakyat selama ini tidak mempercayai dan menolak pertanggung jawaban Presiden Jokowi, hingga rakyat memberikan suaranya pada Capres mantan rival politik Presiden Jokowi.

Dan jika itu terjadi, maka itu sama halnya dengan mau mengatakan, bahwa survei LSI Denny J.A selama ini yang menyatakan, kepercayaan rakyat pada Presiden Jokowi terus meningkat hingga menembus angka 70 % lebih adalah bulshit. Presiden Jokowi sangat tau itu, lalu apakah masuk akal jika Presiden Jokowi mereka klaim telah mendukung Prabowo dan bukan Ganjar Pranowo untuk menang di Pilpres 2024 itu benar adanya? Bulshit sekali bukan?.

Ketiga, Presiden Jokowi itu bukan kader Partai Gerindra, Presiden Jokowi itu kader PDIP, demikian pula dengan kedua putranya (Gibran dan Kaesang) serta menantunya (Bobby Nasution) juga merupakan kader PDIP. Apakah masuk akal Presiden dan Walikota Solo serta Walikota Medan yang merupakan kader PDIP dan diusung dari partai tersebut untuk menjadi Presiden dua periode, serta menjadi Walikota (Solo dan Medan) akan berkhianat dengan partainya? Tidak mungkin bukan?.

Mungkin karena menyadari akan hal itu, olehnya merekapun mulai membuat pernyataan yang mengada-ada lagi, bahwa dukungan Presiden Jokowi pada Capres Prabowo itu dikarenakan Jokowi mau dijadikan Ketum atau Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Ooh…sungguh ini kebohongan dan pelecehan terhadap Presiden Jokowi yang kesekian kalinya. Jangan pernah dipercaya ! Jokowi itu orang no satu yang paling dibenci mayoritas konstituen Gerindra, sangatlah mustahil mereka menerima dengan hati lapang untuk menjadikan Jokowi sebagai Ketua Umum atau Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Ini selain tidak logis juga merendahkan derajat Presiden Jokowi yang pamor kepemimpinannya mendunia…(SHE).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Karhutla Sumbing dan Lawu Meluas, 790 Hektare Terbakar

JCCNetwork.id- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Sumbing di Jawa Tengah dan Gunung Lawu di Kabupaten Karanganyar terus meluas. Berdasarkan data...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Di Forum Titipan Rakyat Formappi Sebut DPR Tak Berani Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja ke Prabowo
19:23
Video thumbnail
Titipan Rakyat Buat Presiden, 2 Kilometer dari Istana, Rakyat Masih Berhutang
13:17
Video thumbnail
TR untuk Prabowo-Gibran: Jangan Cuma Janji, Rakyat Menunggu Bukti Perubahan
08:43
Video thumbnail
TR Buat Prabowo-Gibran Warga Sudah Susah, Rumah Malah Mangkrak Gegara Anggaran Bedah Rumah Tak Cukup
08:01
Video thumbnail
Depan Prabowo, Kapolri Suyudi Beberkan 11 Korporasi Berstatus Tersangka Karhutla Kalimantan
08:09
Video thumbnail
Detik-Detik Rocky Gerung Hentikan Presma Unimed saat Bertanya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Momen Debat Rocky Gerung dan Presma Unimed, Pertanyaan Langsung Dihentikan: Saya Tak Izinkan
08:34
Video thumbnail
Pedas, KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan #shorts #trending
01:24
Video thumbnail
Momen Prabowo Soroti Jajaran Wantimpres: Isinya Tokoh-Tokoh Nasional, Ngeri
08:08
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer #shorts #trending
01:10
Video thumbnail
Momen Prabowo Puji Mentan Amran, Produksi Pangan Digenjot Tanpa Buka Hutan Primer
08:26
Video thumbnail
Prabowo Luruskan Soal BBM Bali, Bukan Stok Habis tapi Distribusi Terlambat #shorts #trending
00:41
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Antrean BBM di Bali Bukan Langka, tapi Distribusi Terlambat
08:02
Video thumbnail
Prabowo Dengar Langsung, Bahlil Ungkap Penyebab BBM Bali Sempat Langka
08:23
Video thumbnail
Prabowo Akui MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak hingga Dipecat #shorts #trending
01:03
Video thumbnail
Prabowo Blak-blakan, MBG Masih Banyak Kekurangan, Pelanggar Ditindak, Pecat sampai Bersih
08:02
Video thumbnail
Pedas! KDM Soroti Bekasi, Duit Banyak tapi Lingkungan Masih Berantakan
09:07
Video thumbnail
Momen Dedi Mulyadi Pimpin Langsung Pelantikan Bupati Bekasi
08:32
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo: Bunga Pinjol Buat Hidup Rakyat Mengenaskan #shorts #trending
02:03
Video thumbnail
TR Buat Bapak Presiden Prabowo Banyak Rakyat Terjerat Pinjol Gegara Nganggur
06:06

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER