JCCNetwork.id- Pengamat politik dari Universitas Airlangga Surabaya Suko Widodo, menyebut dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Golkar ke Prabowo Subianto sebagai bacares tak terlepas dari peran Presiden Joko Widodo.
“Saya kira kemungkinan telah ada pembicaraan yang melibatkan peran Pak Jokowi di balik keputusan itu,” kata Sukowi melansir Antara, Minggu (13/8/2023)?
Merujuk hasilPemilu 2019, lanjut koalisi Gerindra, Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan PAN merupakan koalisi terbesar pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Jumlah perolehan suaranya jika digabung mencapai sekitar 41,41 persen.
“Dibanding koalisi yang memajukan bakal capres Anies Baswedan dan PDIP yang menjagokan Ganjar Pranowo, ini koalisi paling besar. Artinya, posisi Pak Prabowo akan semakin menguat,” tambahnya.
Sukowi memprediksi, bergabungnya PAN dan Golkar dengan koalisi Gerindra dan PKB lantaran para pentolan parpol enggan berlelah panjang dan menginginkan satu putaran Pemilu 2024.
“Oleh karena itu, mereka bersepakat dan mencari alternatif dari pihak luar,” ucapnya.



