JCCNetwork.id- Juru bicara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, dr. Aang Sunarto, mengungkapkan kondisi pasien pasangan suami istri yang menjadi korban tembakan peluru nyasar angggota Polisi.
Pasangan suami istri dengan inisial ES dan M telah menjalani perawatan di RSUD Balaraja karena luka-luka yang diakibatkan oleh pantulan proyektil peluru yang mengenai bagian dada dan tangan korban.
“Dari dua pasien yang kami terima, saat ini satu pasien masih dalam perawatan,” ucap dr Aang Sunarto, dikutip Kamis (6/7/2023).
Aang menambahkan bahwa satu dari dua pasien yang sedang dirawat telah menjalani operasi dan luka telah dibersihkan. Meski demikian, kondisi pasien tersebut sadar dan stabil.
“Kondisi istri, setelah observasi selama 4 jam di IGD diperbolehkan pulang. Kalau untuk suaminya waktu datang dengan kondisinya baik, kesadarannya penuh, dan sudah dilakukan operasi pembersihan luka,”
Informasi tambahan mengungkap bahwa suami istri yang berasal dari Kabupaten Tangerang tersebut menjadi korban tembakan peluru nyasar ketika aparat kepolisian sedang mengejar pelaku tindak kriminal di Jalan Raya Serang, KM 22, Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa, pada Selasa (4/7/2023) siang.
Kejadian bermula ketika dua personel Polresta Tangerang mengejar pelaku kejahatan yang menggunakan mobil minibus. Saat itu, mobil pelaku melaju dari arah Balaraja menuju Cikupa dan hampir menabrak polisi yang berusaha menghentikannya.
Petugas kemudian mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak ban mobil yang dikendarai oleh pelaku yang diduga. Namun, pada saat yang bersamaan, pasangan korban sedang melintas di sekitar lokasi dengan mengendarai sepeda motor.



