Tiga Hakim Yang Putuskan Penundaan Pemilu Sudah Diperiksa Bawas MA

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Badan Pengawasan Mahkamah Agung (Bawas MA) sudah melakukan pemeriksaan terhadap majelis hakim yang memutuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung, Sobandi saat dikonfirmasi Senin, 17 April 2023.

- Advertisement -

“Bawas sudah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, tunggu hasilnya dari Pimpinan ya,” ucap Sobandi.

Ia mengaku, sampai saat ini belum ada keputusan terkait dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Bawas MA terhadap majelis hakim Pengadilan Negeri jakarta Pusat (PN Jakpus) yang memeriksa gugatan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) tersebut.

Menurutnya, hasil dari pemeriksaan yang dilakukan oleh Bawas MA tersebut kemungkinan akan diumumkan setelah lebaran.

- Advertisement -

“Ya mungkin setelah lebaran ya,” ungkapnya.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan PN Jakpus yang mengadili gugatan Partai Prima memutuskan menghukum KPU untuk tidak melaksanakan sisa tahapan Pemilu 2024 dan memulai tahapan Pemilu dari awal selama 2 tahun 4 bulan dan 7 hari.

Sidang dalam gugatan partai Prima tersebut diketuai oleh Hakim T Oyong yang didampingi oleh dua hakim anggota yakni Bakri dan Domingus Silaban.(Nando).

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Menguat Tajam ke Level Rp18.070 per Dolar AS

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengawali perdagangan Kamis (5/11/2026) dengan mencatatkan penguatan cukup signifikan. Mata uang Indonesia tersebut naik 98...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini
08:46
Video thumbnail
Sorotai Gejolak Internal Polri, Menko Dudung Minta Masyarakat Jangan Resah #shorts #trending
01:50

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER