Polres Malang Sita 2.307 Botol Miras Ilegal

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Kepolisian Resor (Polres) Malang, Jawa Timur, mengamankan sebanyak 2.307 botol minuman keras (miras) dalam operasi cipta kondisi yang digelar untuk menekan peredaran minuman beralkohol ilegal. Penertiban menyasar sejumlah wilayah yang diduga menjadi titik penjualan dan distribusi miras tanpa izin.

Operasi tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus mencegah minuman beralkohol ilegal semakin mudah diperoleh. Polisi tidak hanya melakukan penyitaan terhadap barang bukti, tetapi juga menelusuri lokasi peredaran serta memberikan edukasi kepada pemilik usaha.

- Advertisement -

Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri mengatakan, operasi cipta kondisi dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan terhadap peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Malang.

“Operasi Cipta Kondisi ini kami lakukan secara berkelanjutan sebagai langkah pencegahan. Kami ingin peredaran miras ilegal dapat ditekan, sehingga lingkungan masyarakat tetap aman dan nyaman,” kata Rulian, Jumat (18/9/2026).

Ribuan Botol Miras Diamankan

- Advertisement -

Dalam penertiban tersebut, polisi menemukan berbagai jenis minuman beralkohol yang diduga diedarkan secara ilegal. Total barang bukti yang diamankan mencapai 2.307 botol.

Beberapa jenis minuman yang ditemukan antara lain arak, trobas, serta minuman beralkohol dengan kadar tinggi. Barang-barang tersebut diamankan dari sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi.

Penindakan dilakukan berdasarkan informasi yang diterima kepolisian mengenai dugaan aktivitas penjualan miras ilegal. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk menentukan sasaran penertiban di lapangan.

Polres Malang mengerahkan personel dari sejumlah satuan untuk mendukung pelaksanaan operasi. Unsur yang dilibatkan meliputi Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba), Satuan Samapta, serta personel Polsek jajaran.

Keterlibatan lintas satuan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian menjangkau berbagai wilayah yang berpotensi menjadi tempat peredaran minuman beralkohol ilegal.

Selain mengamankan barang bukti, personel juga melakukan pemetaan lokasi dan patroli. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai titik-titik penjualan miras sekaligus mencegah aktivitas serupa kembali berlangsung.

Polisi Dialog dengan Pemilik Usaha

Polres Malang menegaskan bahwa operasi cipta kondisi tidak hanya berorientasi pada penyitaan barang bukti. Kepolisian juga mengedepankan pendekatan pencegahan melalui komunikasi dan dialog dengan pemilik usaha.

Pemilik usaha yang kedapatan menjual minuman beralkohol secara ilegal diberikan pemahaman mengenai ketentuan yang berlaku. Polisi mengingatkan agar kegiatan penjualan dilakukan sesuai aturan dan tidak membuka ruang bagi peredaran minuman beralkohol tanpa izin.

Edukasi tersebut dinilai penting, terutama terhadap usaha yang berada di lingkungan permukiman atau lokasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Rulian mengatakan, kepolisian memberikan perhatian terhadap potensi akses minuman beralkohol ilegal yang dapat dijangkau anak-anak dan remaja.

“Kami juga memberikan edukasi kepada pemilik usaha. Jangan sampai ada penjualan miras secara ilegal, terlebih jika peredarannya berada di lingkungan permukiman atau mudah dijangkau oleh anak-anak dan remaja,” ujarnya.

Menurut dia, pencegahan perlu dilakukan sejak dari tingkat lingkungan. Karena itu, penertiban tidak berhenti setelah barang bukti diamankan, tetapi dilanjutkan dengan upaya membangun kesadaran pemilik usaha agar tidak kembali menjual miras ilegal.

Masyarakat Diminta Aktif Melapor

Dalam pelaksanaan operasi, Polres Malang turut mengajak masyarakat berperan dalam mengawasi kondisi keamanan di wilayah masing-masing.

Warga yang mengetahui adanya aktivitas penjualan atau peredaran minuman beralkohol ilegal diminta segera menyampaikan informasi kepada kepolisian. Laporan masyarakat dinilai dapat membantu petugas mengidentifikasi lokasi yang berpotensi menjadi titik peredaran.

Polres Malang menyediakan layanan Call Center 110 sebagai saluran pengaduan dan informasi kepolisian.

Rulian menegaskan, partisipasi masyarakat diperlukan karena kepolisian tidak dapat melakukan pengawasan secara maksimal tanpa dukungan informasi dari warga.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Informasi masyarakat sangat membantu untuk mengetahui titik-titik peredaran miras ilegal. Silakan laporkan jika mengetahui adanya penjualan miras ilegal, sehingga bisa segera kami tindak lanjuti,” tutur Rulian.

Melalui laporan tersebut, polisi dapat melakukan verifikasi informasi dan menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan.

Operasi Berlanjut, Peredaran Ilegal Jadi Perhatian
Polres Malang memastikan operasi cipta kondisi akan terus dilaksanakan dengan menyesuaikan perkembangan situasi keamanan serta informasi yang diterima dari masyarakat.

Penertiban terhadap penjualan miras ilegal menjadi salah satu langkah kepolisian dalam menjaga ketertiban lingkungan. Polisi juga mengingatkan pemilik usaha agar mematuhi ketentuan yang berlaku dan tidak melakukan penjualan minuman beralkohol secara ilegal.

Rulian kembali menekankan bahwa keberhasilan operasi tidak semata-mata diukur dari jumlah barang bukti yang berhasil diamankan.

“Target kami bukan sekadar mengumpulkan barang bukti. Yang lebih penting adalah bagaimana peredaran miras ilegal bisa dicegah sejak dari lingkungan masyarakat,” ucapnya.

Dengan pendekatan penindakan, patroli, pemetaan lokasi, dan edukasi, Polres Malang berupaya menekan peredaran minuman beralkohol ilegal secara berkelanjutan.

Kepolisian berharap langkah tersebut dapat mempersempit ruang peredaran miras tanpa izin, sekaligus mendorong pemilik usaha dan masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tetap aman dan nyaman.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Minyak Dunia Melejit, Konflik Timur Tengah Memanas

JCCNetwork.id- Harga minyak mentah dunia kembali mengalami lonjakan tajam pada awal perdagangan pekan ini. Risiko gangguan pasokan energi di Timur Tengah meningkat setelah kelompok...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Bikin Penonton Ngakak, Rocky Gerung Singgung Prabowo sampai Gibran
08:10
Video thumbnail
Cuma Satu Pertanyaan Rocky Gerung, Mahasiswa UNAIR Langsung Berpikir Keras
09:41
Video thumbnail
Rocky Gerung Soroti AI, Tesis hingga Pidato Kini Bisa Dibuat dengan Teknologi
11:31
Video thumbnail
Momen DPR Sentil Kepala BGN, Jangan Tutup SPPG Setelah Keracunan
10:11
Video thumbnail
Soroti Kasus Keracunan MBG, DPR Duga Ada Sabotase dan Persaingan Bisnis
08:49
Video thumbnail
Prabowo Tegas, Perintahkan Kapolri Harus All Out Sikat Pelaku Karhutla
05:37
Video thumbnail
Mentan Amran Dipuji Prabowo, Dulu Tak Kenal, Kini Disebut Menteri Pertanian Hebat
09:48
Video thumbnail
Zulhas Ungkap Alasan Jadi Menko Lebih Mudah di Era Prabowo, Disegani dan Berani
10:44
Video thumbnail
Prabowo Tegas Soal Reshuffle, Mungkin Dia Tidak Cocok, Ya Diganti
08:56
Video thumbnail
Prabowo Sudah Tahu Pihak di Balik Dugaan Under Invoicing Tinggal Tunggu Bukti
12:11
Video thumbnail
Prabowo Buka Bukaan Soal 30 000 Dapur MBG Bisa Buka 1,5 Juta Lapangan Kerja
16:12
Video thumbnail
Benarkah Ada yang Sengaja Bakar Hutan Begini Kata Presiden
14:02
Video thumbnail
Sudah Menang di Pengadilan, Warga Malah Kembali Dilaporkan
08:22
Video thumbnail
Datang Sendiri ke Kampus Islam, Kisah Inspiratif Katarina Lulusan UIN Alauddin #shorts #trending
02:15
Video thumbnail
Datang Sendiri ke Kampus Islam, Cerita Inspiratif Katarina Lulusan UIN Alauddin Beragama Katolik
12:29
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Siap Hadapi Risiko Politik dan Kritik MBG-Kopdes #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Tak Gentar Dikritik, Prabowo Bicara Risiko Politik di Balik Program MBG dan Kopdes
10:13
Video thumbnail
Prabowo Siapkan Gerakan Indonesia ASRI, Seluruh Kepala Daerah Bakal Dipanggil
12:28
Video thumbnail
Gibran Minta Maaf Saat Cek Langsung Anak Korban Keracunan MBG di Sumut
01:09
Video thumbnail
Menteri Lingkungan Hidup Minta Dilibatkan Dapil, Pimpinan Komisi XII Langsung Puji
08:06

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER