Jayapura Diguncang Gempa M5,5, Tak Berpotensi Tsunami

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Ruben Onsu Terseret Dugaan Penipuan

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Kabupaten Jayapura, Papua, pada Rabu pagi, 2 September 2026. Guncangan tersebut tercatat oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terjadi pada pukul 07.04 WIB.

Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada sekitar 52 kilometer barat daya Kabupaten Jayapura. Gempa tersebut berlokasi pada kedalaman 100 kilometer di bawah permukaan bumi.

- Advertisement -

Dengan kedalaman tersebut, gempa tercatat sebagai gempa bumi yang berpusat cukup dalam. BMKG terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas seismik setelah kejadian tersebut.

BMKG memastikan gempa M5,5 yang mengguncang wilayah Jayapura itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Gempa tidak berpotensi tsunami,” ujar BMKG dalam laman resminya, Rabu, 2 September 2026.

- Advertisement -

Meski demikian, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan. Warga diminta mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG dan instansi terkait.

“Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi,” pesan BMKG.

Belum terdapat laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Kondisi di sejumlah wilayah yang berdekatan dengan pusat gempa masih dalam pemantauan.

Petugas dan pihak terkait terus mengumpulkan informasi dari lapangan untuk memastikan dampak yang ditimbulkan. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui kemungkinan adanya kerusakan pada bangunan, fasilitas umum maupun infrastruktur akibat guncangan.

BMKG mengimbau masyarakat tidak panik, tetapi tetap berhati-hati setelah gempa terjadi. Warga juga diminta memastikan kondisi lingkungan sekitar aman dan menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan apabila ditemukan tanda-tanda keretakan atau gangguan struktur.

Informasi mengenai gempa, termasuk perkembangan aktivitas susulan dan potensi dampaknya, akan terus diperbarui berdasarkan hasil pemantauan BMKG serta laporan dari lapangan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Fortuna Sittard Tekuk Groningen

JCCNetwork.id-Fortuna Sittard meraih tiga poin setelah menundukkan Groningen dengan skor 3-2 pada pekan keempat Eredivisie 2026/27 di Stadion Euroborg, Sabtu (29/8) dini hari WIB. Bek...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER