Mensos Buka Rekrutmen 5.000 Guru untuk Sekolah Rakyat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menegaskan bahwa pembukaan rekrutmen lebih dari 5.000 guru dan tenaga kependidikan untuk program Sekolah Rakyat bukan disebabkan oleh krisis tenaga pengajar, melainkan bagian dari langkah penguatan sumber daya manusia guna mendukung perluasan layanan pendidikan bagi masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya informasi yang menyebut sejumlah Sekolah Rakyat mengalami kekurangan guru. Menurut Saifullah, kebutuhan tambahan tenaga pendidik memang ditemukan di beberapa lokasi, namun kondisi tersebut masih dapat diatasi melalui dukungan guru yang telah bertugas di sekolah-sekolah tersebut.

- Advertisement -

Saat memberikan keterangan kepada awak media di Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Rabu (17/6/2026), Saifullah menjelaskan bahwa evaluasi yang dilakukan pemerintah selama proses pembelajaran menunjukkan adanya kebutuhan penambahan guru dan tenaga kependidikan di sejumlah daerah. Kebutuhan tersebut muncul seiring meningkatnya aktivitas belajar mengajar dan bertambahnya jumlah peserta didik yang mengikuti program Sekolah Rakyat.

Ia mengakui bahwa beberapa sekolah masih membutuhkan tambahan tenaga pengajar untuk menggantikan guru dari sekolah formal yang sebelumnya turut membantu proses pembelajaran. Meski demikian, kondisi tersebut tidak sampai mengganggu jalannya kegiatan belajar mengajar karena masih dapat ditangani oleh tenaga pendidik yang tersedia.

“Ada beberapa titik yang memang kita masih memerlukan tambahan guru karena seiring dengan proses pembelajaran di sana kita memerlukan guru-guru tambahan dan juga tenaga kependidikan,” kata Saifullah kepada wartawan di Kompleks DPR/MPR, Rabu (17/6/2026).

- Advertisement -

“Memang ada di beberapa titik yang kita masih kekurangan guru, tetapi selama ini masih bisa di-back up oleh guru-guru yang ada,” imbuhnya.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pendidikan agar kualitas layanan di Sekolah Rakyat tetap terjaga. Penambahan guru menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan seluruh siswa mendapatkan layanan pendidikan yang optimal.

Program Sekolah Rakyat saat ini telah menjangkau lebih dari 15.000 siswa yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Peserta didik tersebut berasal dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

Dengan jumlah siswa yang terus bertambah, kebutuhan tenaga pendidik dinilai semakin mendesak. Karena itu, Kementerian Sosial membuka kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk bergabung sebagai guru maupun tenaga kependidikan di lingkungan Sekolah Rakyat.

“Tahun ini kita buka kesempatan lagi untuk rekrutmen lebih dari 5.000 guru dan tenaga kependidikan yang kita buka bagi yang memenuhi syarat untuk mengabdi di lingkungan Sekolah Rakyat,” ujarnya.

Rekrutmen yang dilakukan tahun ini menjadi bagian dari persiapan pemerintah menghadapi pengembangan program pada tahun ajaran 2026–2027. Pemerintah memperkirakan jumlah peserta didik akan meningkat signifikan sehingga diperlukan dukungan tenaga pengajar yang lebih memadai.

“Intinya kami terus konsolidasi, terus berbenah, dan memperkuat sumber daya manusia agar pada pelaksanaan 2026–2027 dengan jumlah siswa yang jauh lebih banyak, kebutuhan guru dan SDM lainnya dapat tercukupi,” pungkas Saifullah.

Selain memperkuat jumlah guru, Kementerian Sosial juga berupaya meningkatkan kapasitas tenaga kependidikan guna menunjang pengelolaan sekolah yang lebih efektif. Langkah tersebut dilakukan melalui konsolidasi internal, evaluasi berkala, serta penguatan sistem manajemen pendidikan di seluruh Sekolah Rakyat.

Saifullah menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus membenahi pelaksanaan program agar mampu memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan dukungan pendidikan dari negara.

Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan program Sekolah Rakyat. Oleh karena itu, pemerintah akan terus melakukan perencanaan kebutuhan guru secara bertahap seiring dengan ekspansi program di berbagai daerah.

Dengan rekrutmen lebih dari 5.000 tenaga pendidik dan kependidikan tersebut, pemerintah berharap seluruh kebutuhan pembelajaran dapat terpenuhi sehingga pelaksanaan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran mendatang berjalan lebih optimal dan mampu menjangkau lebih banyak peserta didik di seluruh Indonesia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Indonesia vs Australia di Semifinal AFF U-19 2026, Simak Jadwal Siaran Langsungnya

JCCNetwork.id - Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Australia pada babak semifinal Piala AFF U-19 2026. Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER