KMP Aceh Hebat 2 Meledak, 14 Orang Terluka

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Insiden ledakan yang disertai kebakaran terjadi di atas kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 saat bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Jumat (12/6/2026) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 14 orang mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.50 WIB atau beberapa saat sebelum pelaksanaan Salat Jumat. Suara dentuman keras yang terdengar dari area kapal sempat mengundang perhatian warga dan aktivitas di sekitar pelabuhan.

- Advertisement -

Berdasarkan informasi awal, sumber ledakan diduga berasal dari ruang mesin kapal. Tak lama setelah ledakan terjadi, kobaran api dan asap terlihat membumbung dari bagian dalam kapal sehingga memicu kepanikan di kalangan kru serta peserta praktik pelayaran yang berada di atas kapal.

Kapten Kapal SAR KN Kresna 232, Supriadi, mengatakan sebagian besar korban merupakan taruna atau mahasiswa pelayaran yang sedang menjalani kegiatan praktik di atas kapal tersebut. Seluruh korban segera dievakuasi setelah insiden terjadi untuk mendapatkan penanganan medis.

“Mayoritas (korban) taruna atau mahasiswa pelayaran yang sedang mengikuti praktik. Semua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUDZA Banda Aceh,” katanya.

- Advertisement -

Tim SAR yang berada di kawasan Pelabuhan Ulee Lheue bergerak cepat membantu proses penyelamatan. Personel KN Kresna 232 bersama petugas lainnya melakukan evakuasi korban dari dalam kapal menuju ambulans yang telah disiagakan di lokasi.

Sejumlah kendaraan ambulans tampak keluar masuk area pelabuhan guna mempercepat proses pengangkutan korban ke rumah sakit. Hingga Jumat siang, seluruh korban dilaporkan telah berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api dan memastikan tidak ada potensi ledakan lanjutan. Beberapa unit mobil pemadam terlihat berada di sekitar kapal guna melakukan pendinginan pada area yang terdampak.

Aparat kepolisian juga langsung melakukan pengamanan lokasi kejadian. Tim identifikasi dan investigasi forensik tampak memasuki kapal untuk mengumpulkan bukti serta mencari penyebab pasti ledakan yang terjadi.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian maupun Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun dugaan penyebab insiden tersebut. Sejumlah pejabat yang berada di lokasi memilih menunggu hasil penyelidikan sebelum menyampaikan informasi kepada publik.

Peristiwa ini menyebabkan aktivitas di sekitar pelabuhan sempat terganggu. Petugas memberlakukan pembatasan akses ke area kapal guna memudahkan proses evakuasi korban serta penyelidikan yang masih berlangsung.

Pihak berwenang kini fokus pada penanganan korban dan pendalaman penyebab ledakan. Hasil investigasi diharapkan dapat mengungkap faktor yang memicu insiden tersebut sekaligus menjadi dasar evaluasi standar keselamatan operasional kapal di lingkungan pelabuhan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pramono Buka 2.843 Lowongan Padat Karya di Jakarta

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membuka sebanyak 2.843 lowongan kerja melalui program padat karya sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER