Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp65 Ribu per Kg

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami fluktuasi pada awal pekan, Senin (11/5/2026). Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, terutama cabai rawit merah yang kini menembus harga Rp65.350 per kilogram (kg), seiring meningkatnya permintaan dan terbatasnya pasokan di sejumlah daerah.

Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan, mayoritas jenis cabai mengalami kenaikan dibanding hari sebelumnya. Cabai merah besar tercatat naik 3,25 persen menjadi Rp52.400 per kg, sementara cabai merah keriting meningkat 3,71 persen menjadi Rp50.300 per kg.

- Advertisement -

Kenaikan juga terjadi pada cabai rawit hijau yang naik 0,92 persen menjadi Rp49.400 per kg. Adapun cabai rawit merah menjadi komoditas dengan lonjakan tertinggi setelah mengalami kenaikan 2,91 persen hingga mencapai Rp65.350 per kg.

Selain cabai, beberapa bahan pangan lain ikut mengalami penyesuaian harga. Bawang merah ukuran sedang tercatat naik 0,97 persen menjadi Rp46.800 per kg. Harga beras kualitas bawah II juga mengalami kenaikan tipis sebesar 0,34 persen menjadi Rp14.559 per kg.

Di sektor protein hewani, harga daging ayam ras naik 0,36 persen menjadi Rp39.100 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas II tercatat meningkat tipis 0,07 persen menjadi Rp139.250 per kg.

- Advertisement -

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng kemasan bermerek II naik 0,44 persen menjadi Rp23.000 per liter. Kondisi tersebut menunjukkan tekanan harga pangan masih terjadi pada beberapa kebutuhan pokok masyarakat.

Namun demikian, tidak seluruh komoditas mengalami kenaikan. Sejumlah bahan pangan justru mencatat penurunan harga pada perdagangan awal pekan ini. Bawang putih misalnya, turun 0,25 persen menjadi Rp39.150 per kg.

Beras kualitas super I juga mengalami penurunan sebesar 0,29 persen menjadi Rp17.350 per kg. Sementara gula pasir lokal turun 0,26 persen menjadi Rp19.200 per kg.

Penurunan harga turut terjadi pada telur ayam ras segar yang turun 0,48 persen menjadi Rp31.150 per kg. Penurunan ini dinilai memberikan sedikit ruang bagi stabilitas belanja rumah tangga di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas lain.

Sementara itu, beberapa komoditas pangan strategis tercatat masih stabil dibanding hari sebelumnya. Beras kualitas bawah I tetap berada di angka Rp14.550 per kg. Beras medium I bertahan di Rp16.100 per kg dan beras medium II tetap Rp15.950 per kg.

Untuk beras kualitas super II, harga masih dipatok Rp16.900 per kg. Daging sapi kualitas I juga belum mengalami perubahan dan tetap dijual Rp147.800 per kg.

Di sektor kebutuhan rumah tangga lainnya, gula pasir premium bertahan di level Rp20.200 per kg. Sedangkan minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan bermerek I masing-masing masih dijual Rp20.650 dan Rp23.800 per liter.

Pergerakan harga pangan yang masih fluktuatif menjadi perhatian masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan rumah tangga pada pertengahan bulan. Pemerintah bersama otoritas terkait diharapkan terus menjaga distribusi dan pasokan agar stabilitas harga pangan nasional tetap terjaga.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Tim SAR Evakuasi Tiga Korban Erupsi Mount Dukono

JCCNetwork.id-Tim gabungan pencarian dan penyelamatan (SAR) menemukan dua pendaki asal Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER