JCCNetwork.id- Penemuan sesosok jasad tanpa identitas di area persawahan Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo, menghebohkan warga setempat pada Selasa (5/5/2026). Kondisi korban yang telah membusuk saat ditemukan membuat proses identifikasi awal menjadi sulit dilakukan.
Jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah beraktivitas menjaring ikan di sungai yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Kaget dengan temuan itu, warga segera melaporkan peristiwa tersebut kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.
Kabar penemuan mayat dengan cepat menyebar di tengah masyarakat. Dalam waktu singkat, lokasi kejadian dipadati warga yang ingin menyaksikan langsung proses penanganan oleh aparat. Situasi sempat ramai sebelum akhirnya polisi memasang garis pembatas untuk mengamankan tempat kejadian perkara.
Salah satu warga yang berada di lokasi mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi penemuan jasad tersebut. Ia mengatakan, saat tiba di lokasi, aparat kepolisian sudah lebih dulu berada di tempat kejadian.
“Kronologi saya tidak tahu pasti, tapi saat itu saya datang sudah banyak polisi. Saya lihat katanya ada penemuan mayat,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan barang-barang milik korban, termasuk dokumen identitas yang dapat membantu proses pengenalan.
Kondisi jasad yang telah mengalami pembusukan parah membuat wajah korban tidak dapat dikenali. Hal ini menjadi kendala utama dalam proses identifikasi di lapangan.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong. Di rumah sakit tersebut, tim forensik akan melakukan pemeriksaan mendalam guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematian.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil identifikasi dari tim forensik dan terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penemuan mayat misterius tersebut.



