JCCNetwork.id- Seorang perempuan berinisial ATM (22) meninggal dunia setelah tertabrak kereta api saat melintas di jalur rel kawasan Cikoko Timur Raya, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Jumat (3/4) sore. Peristiwa ini diduga terjadi akibat kelalaian korban saat menyeberang rel tanpa memperhatikan kondisi sekitar.
Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menyampaikan bahwa korban tersambar kereta yang melaju dari arah Bogor menuju Jakarta. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kejadian tersebut dipastikan merupakan kecelakaan.
“Mereka mau nyeberang untuk cari makan karena tidak berhati-hati tersambar kereta api dari arah Bogor,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Jakarta, Sabtu.
Insiden terjadi di jalur rel antara Stasiun Cawang dan Stasiun Kalibata, tepatnya di Jalan Cikoko Timur Raya. Lokasi tersebut dikenal sebagai area perlintasan tidak resmi yang kerap digunakan warga untuk menyeberang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban merupakan pekerja jasa cuci asal Purbalingga. Saat kejadian, korban berjalan kaki melintasi rel sebelum akhirnya tertabrak Kereta Commuter Line yang tengah melintas.
Petugas yang menerima laporan segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati guna penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian menyatakan, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga pada malam hari setelah proses identifikasi selesai dilakukan.
“Malam ini juga dibawa pulang oleh keluarganya,” ujar dia.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyeberang di jalur rel yang bukan perlintasan resmi demi menghindari kecelakaan serupa. Selain itu, warga diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap lalu lintas kereta yang melintas, terutama di kawasan padat aktivitas.



