Tanpa MBG, Petani: Mungkin Sayur Kami Hanya Jadi Pakan Ternak

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Sayuran yang dibawa Samuel Surodadi, petani asal Desa Kadiwano, Kecamatan Umalulu Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), ke pasar kerap tak terjual. Jika sudah begitu, dia bingung harus disalurkan ke mana.

Sebagian sayur yang dia panen terpaksa membusuk. Daripada mubazir, akhirnya sayuran itu dia jadikan sebagai pakan ternak.

- Advertisement -

Kini, pengalaman itu tak lagi terjadi padanya. Semua berkat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Lebih dari itu, dia bersyukur karena MBG bisa membuat anak-anak lebih rajin ke sekolah. Warga Sumba Barat Daya tidak kelaparan lagi saat akan memulai kegiatan belajar.

“Kami bersyukur hasil (tani) kami bisa laku, anak-anak kami bisa makan dengan teratur. Sebelum itu kan anak-anak kami, namanya di Indonesia Timur ini, memang kadang-kadang anak sekolah tidak makan,” kata Samuel, dikutip.

- Advertisement -

Sebelum ada dapur MBG, penghasilan Samuel sebagai petani kacang-kacangan sangat tidak menentu. Paling tinggi dia hanya bawa pulang Rp 100 ribu.

Keberadaan dapur MBG membuat penghasilannya naik tiga kali lipat. Dia juga tak perlu khawatir lagi hasil taninya tak terserap.

“Hasil per hari petani bisa dapat Rp 300 ribu. Itu pun tidak pakai ongkos-ongkos kendaraan lagi, langsung,” kata dia.

Dia berharap program MBG ini bisa terus berjalan. Dengan begitu, hasil tani di daerahnya bisa terus terserap.

Sebagai ketua Gapoktan Bina Kasih, Samuel juga berencana membagi komoditas yang ditanam petani. Hal ini dilakukan agar produk yang terserap lebih beragam dan berkesinambungan.

“Biar teratur begitu. Nanti jangan rame-rame satu komoditas. Kita over. Jadi, tercover semua,” katanya.

Ada petani yang menanam kacang-kacangan seperti kacang panjang atau buncis. Ada pula petani yang menanam sayuran seperti sawi, wortel, ketimun, atau kol. Ditanam pula komoditas lain seperti jagung, labu siam, dan kentang. Selain sayuran, penanaman buah-buahan pun harus dibagi rata antarpetani.

Total ada 21 petani yang tergabung di Gapoktan Bina Kasih. Mereka tersebar di sembilan desa.

“Nanti kami bagi, siapa yang kasih masuk pisang. Biar petani semua merasakan juga manfaatnya,” katanya.

Sejauh ini, Gapoktan Bina Kasih masih memasok kebutuhan sayuran ke satu dapur MBG, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kadi Wano.

Kebutuhan berkala untuk sayuran di SPPG ini meliputi buncis sebanyak 70 kilogram (kg), kacang panjang 70 kg, wortel 40 kg, jagung manis 40 kg, labu siam 80 kg, sawi 100 kg, kentang 10 kg, dan mentimun 80 kg.

Samuel berterima kasih kepada Prabowo yang telah mencetuskan program MBG. Dia berharap dapur MBG bisa terus beroperasi memberikan makanan bergizi bagi anak-anak NTT.

“Karena ini untuk kecerdasan kami, masyarakat. Dengan anak-anak kami,” ujar dia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Jayapura Diguncang Gempa M5,5, Tak Berpotensi Tsunami

JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 mengguncang wilayah Kabupaten Jayapura, Papua, pada Rabu pagi, 2 September 2026. Guncangan tersebut tercatat oleh Badan Meteorologi,...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Tanah Bersertifikat SHM & Makam Leluhur Tiba-tiba Jadi Kawasan Hutan, Kok Bisa?
09:08
Video thumbnail
Disampaikan Langsung ke Prabowo, Putin Buka Peluang Kerja Sama Nuklir dengan Indonesia
09:40
Video thumbnail
Reaksi Putin, Senyum Tipis Saat Prabowo Sampaikan Permintaan Maaf
09:31
Video thumbnail
DPR Tegur BNPP Bakamla, Jangan Cuma Gagah gagahan, Masyarakat Harus Merasakan Manfaatnya
08:05
Video thumbnail
DPR Ingatkan Wamen KKP Rakyat Butuh Kepastian, Bukan 'Disuruh' Doa sampai 2028
08:25
Video thumbnail
Pertemuan Prabowo-Putin di Vladivostok, Bahas Kerja Sama Strategis
09:18
Video thumbnail
Mentan Ungkap Metode PM AAS, Produksi Padi Disebut Bisa Tembus 13 Ton per Hektare
11:48
Video thumbnail
Sontak Bikin Ngakak Saat Benny K Harman Singgung Rieke Pendukung Jokowi #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Rismon Singgung Praperadilan Berulang: Bisa Jadi Celah Menunda Proses Hukum
08:58
Video thumbnail
Tak Pakai Toga di Sidang MK, Rismon Sianipar Dicecar Hakim Suhartoyo: Belum Advokat?
08:34
Video thumbnail
Bahas Regulasi Lobster, Titiek Bela Prabowo, Sebut Presiden Tidak Ingin Menyengsarakan
08:06
Video thumbnail
Benny K Harman Bikin Ruangan Ngakak, Singgung Rieke Dulu Sebagai Pendukung Utama Jokowi
08:40
Video thumbnail
Masuk Sejarah! Mentan Amran Ungkap Kesejahteraan Petani Meningkat
12:01
Video thumbnail
Di Hadapan Anak Buah, Jaksa Agung Serukan: “Badai Harus Berlalu!”
08:39
Video thumbnail
Asap Karhutla Indonesia Terbang ke Utara, Malaysia Singapura Brunei Waspada Jerebu
08:56
Video thumbnail
Suasana Paripurna Kuningan Jadi Cair Saat Kang Dedi Candai Bupati
09:40
Video thumbnail
Kang Dedi Ngaku Gubernur Konten di Paripurna HUT Kuningan, Bikin Suasana Makin Cair
13:01
Video thumbnail
Kang Dedi Bawa Kabar Besar untuk Kuningan, Anggaran Diusulkan Tambah Rp100 Miliar
08:19
Video thumbnail
Jaksa Agung Beri Pesan Tegas: Jangan Pernah Meminta Sesuatu, Bangkit dari Keterpurukan!
09:21
Video thumbnail
Momen Hangat! Mahasiswa Indonesia Sambut Prabowo di Vladivostok
06:34

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER