BNN Soroti Tren Gas Tertawa Bisa Jadi Ancaman Serius Bagi Anak Muda

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengeluarkan peringatan serius terkait kembali maraknya penyalahgunaan gas nitrous oxide (N₂O) atau yang dikenal sebagai gas tertawa di kalangan anak muda. Fenomena ini dinilai berbahaya karena akses terhadap zat tersebut semakin mudah, terutama melalui platform digital dan media sosial.

Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa tren penggunaan gas tertawa sebagai zat rekreasional menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan. Bahkan, BNN menerima informasi adanya praktik pencampuran gas tersebut dengan alkohol, yang berpotensi memicu dampak kesehatan fatal.

- Advertisement -

“Gas ini mudah diperoleh dan dipromosikan secara terselubung di media sosial. Ada pula narasi yang mengaitkannya dengan kasus kematian figur publik di dunia digital. Ini harus menjadi alarm bagi semua pihak,” ujar Suyudi kepada awak media, Rabu (28/1/2026).

BNN menjelaskan, nitrous oxide bekerja langsung pada sistem saraf pusat ketika dihirup secara sengaja. Zat ini dengan cepat masuk ke aliran darah melalui paru-paru dan mencapai otak dalam waktu singkat.

“Di otak, gas ini menekan transmisi rasa sakit dan memicu pelepasan dopamin. Efeknya membuat pengguna merasa rileks, euforia, hingga tertawa tanpa sebab. Namun efek tersebut sangat singkat dan berbahaya,” kata Suyudi.

- Advertisement -

Menurutnya, durasi efek yang hanya berlangsung beberapa menit justru mendorong pengguna untuk menghirup ulang secara berulang. Pola ini berisiko menimbulkan ketergantungan serta gangguan serius pada fungsi organ vital.

BNN mencatat, penyalahgunaan gas tertawa dapat menyebabkan gangguan neurologis, kerusakan organ, hingga meningkatkan risiko kematian apabila digunakan secara tidak terkendali atau dikombinasikan dengan zat lain.

Dari sisi regulasi, Suyudi mengakui bahwa hingga awal 2026, nitrous oxide belum dikategorikan sebagai narkotika atau psikotropika dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 maupun dalam daftar terbaru Permenkes Nomor 7 Tahun 2025.

Namun, aturan tersebut tetap membuka ruang penyesuaian terhadap munculnya new psychoactive substances(NPS).

“Tren global menunjukkan banyak negara mulai memperketat aturan dan mengklasifikasikan gas tertawa sebagai zat terlarang jika digunakan untuk tujuan rekreasional. Indonesia tidak boleh lengah melihat perkembangan ini,” tegasnya.

BNN pun mengimbau masyarakat, khususnya orang tua dan generasi muda, untuk lebih waspada serta tidak terjebak pada tren berbahaya yang dikemas secara populer di ruang digital.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Usut Lima Klaster Korupsi Bupati Klaten

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut lima klaster dugaan korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.Perkara tersebut mencakup dugaan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER