Tak Punya Kewenangan di Papua, Benny Wenda Diminta Hentikan Propaganda

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda, kembali memicu polemik lewat unggahan di media sosial dengan klaim bahwa Papua Barat siap berpisah dari Indonesia. Pernyataan tersebut langsung menuai respons keras dari sejumlah tokoh Papua.

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Barisan Merah Putih (BMP) Papua, Ali Kabiay, menegaskan bahwa pernyataan Benny Wenda tidak memiliki dasar dan menyesatkan publik.

- Advertisement -

“Saya ingin bertanya kepada saudara Benny Wenda, apa kontribusinya untuk di tanah Papua, dan kesejahteraan apa yang dia berikan untuk orang Papua, ini kan tidak ada sama sekali. Saya harap, pembohongan publik dengan pernyataan sesat sebaiknya dihentikan,” kata Ali, dikutip.

Ali menilai masyarakat Papua saat ini lebih fokus membangun daerah dan menyukseskan berbagai program pemerintah di Bumi Cenderawasih. Ia pun menyarankan agar Benny Wenda melakukan introspeksi diri terhadap semua langkah yang dilakukan di luar negeri.

Selain itu, Ali juga menegaskan bahwa kunjungan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres ke Papua Nugini beberapa hari lalu tidak ada kaitannya dengan isu Papua.

- Advertisement -

“Kenapa demikian, karena Papua adalah, bagian daripada integral negara kesatuan Republik Indonesia, yang diakui oleh United Nations (UN),” ujarnya.

Ali juga mengingatkan negara-negara lain agar tidak lagi mengusik kedaulatan Indonesia dengan isu-isu separatisme. Ia memastikan Barisan Merah Putih akan terus mendukung program strategis nasional di Papua.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dua Gempa Kecil Terjadi di Kalsel Siang Ini

JCCNetwork.id-Dua gempa bumi berkekuatan kecil mengguncang wilayah Kabupaten Balangan dan Tabalong, Kalimantan Selatan, pada Senin (20/4/2026) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan peristiwa...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER