KPK Panggil Ulang Rudi Tanoe dalam Kasus Korupsi Bansos Rp200 Miliar

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNR Logistics), B Rudijanto Tanoesoedibjo atau Rudi Tanoe, terkait kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) beras di Kementerian Sosial (Kemensos) dengan nilai mencapai Rp200 miliar.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa Rudi Tanoe tidak memenuhi panggilan penyidik pada Kamis (14/8/2025) lalu dengan alasan ada keperluan lain.

- Advertisement -

“Yang bersangkutan minta penjadwalan ulang karena ada keperluan lain,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

KPK memastikan akan mengatur jadwal ulang pemeriksaan dan menyampaikannya kepada publik setelah berkoordinasi dengan penyidik.

Selain pemanggilan ulang, lembaga antirasuah itu juga telah menerbitkan larangan bepergian ke luar negeri terhadap empat orang yang diduga terkait dengan kasus tersebut.

- Advertisement -

Empat nama yang dicegah keluar negeri antara lain:
1. B Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) – Komisaris Utama PT DNR Logistics.
2. Edi Suharto (ES) – Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos, kini menjabat Staf Ahli Menteri Sosial.
3. Kanisius Jerry Tengker (KJT) – Direktur Utama PT DNR Logistics periode 2018–2022.
4. Herry Tho (HT) – Direktur Operasional PT DNR Logistics periode 2021–2024.
Pencegahan ke luar negeri itu berlaku sejak 12 Agustus 2025 dan akan berlangsung selama enam bulan ke depan.

‘’Tindakan ini diperlukan agar keberadaan para pihak tetap di Indonesia untuk kepentingan penyidikan,” tegas Budi.

Kasus dugaan korupsi bansos beras ini merupakan pengembangan dari perkara sebelumnya yang menjerat mantan Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara.

KPK menyebut sudah ada tersangka baru dalam penyidikan ini, meski identitasnya belum diumumkan ke publik.

“Sudah ada tersangka,” tambah Budi.

Penyidikan terbaru ini terkait pengangkutan dan penyaluran bansos beras untuk keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) tahun anggaran 2020. Surat perintah penyidikan (sprindik) telah diterbitkan sejak awal Agustus 2025.

KPK menegaskan komitmennya untuk terus mengusut tuntas kasus korupsi bansos yang merugikan negara dan berpotensi mengurangi hak masyarakat miskin yang semestinya menerima bantuan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Semeru Erupsi, Warga Dilarang Mendekat radius 13 Km

JCCNetwork.id- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat menjauhi kawasan dalam radius hingga 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru menyusul...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Berantas Balpres, Bea Cukai Ungkap Aksi Kucing-Kucingan Terus TerjadiKarna Permintaan Masih Tinggi
11:30
Video thumbnail
Mentan Amran Sentil Pengamat Nyinyir soal Beras Impor Ilegal: Ini Musuh Negara
07:55
Video thumbnail
Suahasil Laporkan Utang BLBI Tuntas kepada Prabowo
09:08
Video thumbnail
Eks Pimpinan KPK Sentil Penegak Hukum, Jangan Sembarangan Rampas Aset karena Malas Lacak Bukti
08:32
Video thumbnail
Sivitas UIN Sunan Ampel Ungkap Masalah Tata Kelola Fakultas di DPR
09:11
Video thumbnail
Mentan Amran Bereaksi Keras, Sebut 115 Juta Petani Dirugikan Karna Beras Impor Ilegal!
08:06
Video thumbnail
Detik Detik Hakim MK Tegur Denny Indrayana Saat Sidang Gugatan Ijazah Gibran
08:40
Video thumbnail
Waspada Celah RUU Perampasan Aset, Advokat Ingatkan Potensi Jadi Alat Pemerasan
09:01
Video thumbnail
JARI’98 Desak Polri Tangkap Pelaku Pembubaran Ibadah #shorts #trending
01:01
Video thumbnail
Detik-Detik Denny Indrayana Cs Persoalkan Syarat Pendidikan Gibran di MK
13:55
Video thumbnail
Aturan Dapur MBG Diubah, Kepala SPPG Tak Boleh Lagi Absen Saat Masak
09:25
Video thumbnail
Buka bukaan di DPR! Kejawen Maneges Minta Kepercayaan Tak Dianaktirikan
09:15
Video thumbnail
Hakim MK Sentil Mantan Pejabat Kemenhub soal Pesawat Delay Bisa Telepon Itukan Bapak
08:55
Video thumbnail
Hakim MK Kekhawatiran soal Diskresi Penyidik ​​di KUHAP Baru dan RUU Perampasan Aset Disinggung
10:37
Video thumbnail
Kocak, Maba UMRI Tolak Promosi Anak Mentan Amran, Malah Dipuji Lolos Uji
09:04
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER