JCCNetwork.id- Sekretaris Jenderal Pasukan Barisan Pertahanan Tanah Air (Pasbata) Prabowo, Budiyanto Hadinagoro, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Ia mengingatkan bahwa konflik internal umat, terlebih yang mengarah pada permusuhan dan bentrokan, sangat rawan ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu, baik dari dalam negeri maupun kekuatan asing yang ingin memecah belah umat Islam di Indonesia.
“Tetep menjaga persatuan dalam bingkai kesatuan karena bentrokan akan berpotensi ditunggangi pihak-pihak baik dalam dan asing yg ingin sesama umat muslim,” kata Budiyanto dalam keterangannya, Minggu (27/7/2025).
Budiyanto juga mendorong agar aparat penegak hukum tidak ragu menindak tegas siapa pun yang menyebarkan ujaran permusuhan tanpa pandang bulu. Sebab statement yang tidak mengandung unsur kajian keilmuan keagamaan, melainkan bersifat provokatif dan adu domba, wajib diproses secara hukum demi menjaga ketertiban umum.
Sebelumnya, bentrokan yang terjadi antara dua kelompok ormas, Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) dan Front Persatuan Islam (FPI), dalam acara pengajian yang menghadirkan tokoh agama Muhammad Rizieq Shihab (Habib Rizieq) di Pemalang, Jawa Tengah, Rabu (23/7/2025).
Kericuhan dilaporkan pecah sesaat setelah Habib Rizieq tiba di lokasi acara. Massa PWI-LS disebut menolak kehadiran sang tokoh, yang memicu ketegangan dan bentrok fisik dengan massa FPI.



