JCCNetwork.id- Penyanyi asal Kanada, Justin Bieber (31), kembali menjadi sorotan publik setelah mengunggah pernyataan emosional di akun Instagram miliknya pada Selasa (17/6).
Dalam unggahan tersebut, Bieber mengaku mengalami kelelahan emosional dan menyebut dirinya “rusak” “sembuh” serta memiliki masalah dengan kemarahan.
“Orang-orang terus menyuruhku untuk sembuh. Kalau aku bisa memperbaiki diriku, pasti sudah kulakukan sejak lama. Aku tahu aku rusak. Aku tahu aku punya masalah kemarahan,” tulis Justin Bieber di Instagram.
Unggahan itu memicu kekhawatiran di kalangan penggemar, menyusul sejumlah sinyal yang sebelumnya ditunjukkan Bieber mengenai kondisi psikologisnya.
Ia menyampaikan bahwa tekanan dari lingkungan sekitar untuk
“menjadi lebih baik”
justru membuatnya semakin lelah secara mental.
“Yesus adalah satu-satunya alasan aku masih ingin hidup untuk orang lain. Karena terus terang, aku lelah memikirkan diriku sendiri,” lanjutnya, mengisyaratkan bahwa spiritualitas menjadi satu-satunya sandaran di tengah pergumulannya.
Dalam unggahan lanjutan, Bieber menyertakan tangkapan layar percakapan dengan seorang teman yang telah berakhir.
Ia membantah tengah melampiaskan kemarahan dan menjelaskan bahwa reaksi emosionalnya berasal dari luka masa lalu yang belum sembuh.
Ia juga menyatakan bahwa menuntut korban trauma untuk tidak menunjukkan dampaknya adalah bentuk kekejaman.
“Aku punya teman-teman baik yang bisa menghargai batasan seperti ini,” tulisnya, menandai keputusan tegas untuk menjaga kesehatan mentalnya sendiri.
Pernyataan terbuka ini kembali memicu diskusi publik tentang kesehatan mental selebritas, dan tekanan sosial yang seringkali menuntut mereka untuk selalu tampil kuat dan stabil.
Unggahan Bieber juga mendapat dukungan luas dari penggemar yang berharap ia dapat menemukan ruang aman untuk memulihkan diri.







