Bea Masuk AS Naik, RI Hadapi Risiko Ekonomi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kebijakan Pemerintah Amerika Serikat yang mulai 9 April 2025 memberlakukan tarif bea masuk sebesar 32 persen terhadap sejumlah produk asal Indonesia berpotensi menekan keras sektor industri padat karya dalam negeri. Produk pakaian, aksesori, serta mebel dan furnitur menjadi kelompok yang paling terdampak, diikuti produk olahan daging, hasil laut, dan hewan bertubuh lunak seperti krustasea dan moluska.

Langkah proteksionis ini diumumkan secara resmi oleh Presiden AS Donald Trump dalam momen yang ia sebut sebagai “Hari Pembebasan”. Kebijakan ini dinilai sebagai pukulan berat bagi pelaku usaha dalam negeri, terutama industri dengan kontribusi besar terhadap serapan tenaga kerja.

- Advertisement -

“Kebijakan tarif Amerika ini menimbulkan risiko yang cukup signifikan bagi Indonesia, karena memukul industri padat karya,” kata Direktur Eksekutif NEXT Indonesia Center Christiantoko dalam keterangan tertulisnya, Jumat (4/4).

Dari hasil analisis yang dilakukan NEXT Indonesia, terdapat tiga komoditas utama dari sektor padat karya yang mengalami dampak paling serius. Ketiganya adalah pakaian rajutan (HS 61), pakaian non-rajutan (HS 62), dan produk mebel serta perabotan rumah tangga (HS 94). Total nilai ekspor Indonesia untuk ketiga komoditas tersebut ke Amerika Serikat mencapai USD 6 miliar pada 2024, dengan akumulasi ekspor selama 2020–2024 menyentuh angka USD 30,4 miliar.

Amerika Serikat diketahui sebagai pasar utama ekspor Indonesia untuk produk-produk tersebut. Dalam lima tahun terakhir, AS menyerap lebih dari separuh ekspor nasional dari ketiga sektor itu. Untuk pakaian rajutan, misalnya, pasar AS menyumbang 60,5 persen ekspor Indonesia atau sekitar USD 12,2 miliar. Pakaian non-rajutan sebesar 50,5 persen (USD 10,7 miliar), dan mebel serta perabotan mencapai 58,2 persen (USD 7,5 miliar).

- Advertisement -

“Jadi kalau pengiriman ke Amerika Serikat terhambat gara-gara tarif, ekspor komoditas-komoditas tersebut bisa terganggu atau bahkan mungkin tumbang. Lebih daripada separuh produk-produk tersebut diserap pasar Amerika,” ucapnya.

Ia juga menyoroti potensi ancaman terhadap keberlangsungan lebih dari 3 juta tenaga kerja di sektor tekstil dan produk tekstil nasional.

“Ini masalah serius yang harus dipikirkan pemerintah, apalagi saat ini sedang ramai-ramainya informasi tentang PHK,” paparnya.

Selain ketiga komoditas tersebut, produk olahan dari sektor kelautan seperti daging, ikan, krustasea (seperti udang dan lobster), serta moluska (termasuk cumi-cumi dan siput) juga masuk dalam daftar yang terdampak. Ekspor Indonesia untuk kelompok produk ini ke AS mencapai USD 4,3 miliar selama 2020–2024, atau sekitar 60,2 persen dari total ekspor global produk tersebut.

Namun demikian, tidak semua sektor ekspor Indonesia terancam secara langsung. Christiantoko menjelaskan bahwa meskipun ekspor mesin dan perlengkapan elektrik (HS 85) ke Amerika cukup besar — mencapai USD 4,2 miliar pada 2024 dan USD 14,7 miliar dalam lima tahun terakhir — pangsa pasar AS terhadap produk ini hanya sekitar 22,6 persen. Artinya, dampaknya relatif lebih kecil dibandingkan sektor-sektor padat karya lainnya.

Menyikapi kondisi ini, Christiantoko menekankan pentingnya langkah diplomatik segera dari pemerintah Indonesia.

“Jadi, walaupun ada pengaruhnya, ya tidak sebesar yang terjadi pada empat komoditas lainnya, yang lebih daripada separuhnya diserap pasar Amerika,” jelas Christiantoko.

Ia juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat, bersama dengan Tiongkok, merupakan pasar ekspor utama bagi Indonesia. Dalam 27 tahun terakhir, neraca perdagangan antara kedua negara terus mencatatkan surplus bagi Indonesia.

“Jangan sampai terlambat. Saatnya untuk diplomasi segera,” saran dia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KOPAM Laporkan Gubernur John Tabo dan Ketua DPRP Yos Elopere ke KPK Terkait APBD 2025

JCCNetwork.id- Koalisi Pemuda Anti Maling (KOPAM) resmi melaporkan dugaan penyimpangan pengelolaan APBD Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan Tahun Anggaran 2025 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Listyo Sigit Kalau Jatuh Jangan Sendiri, Bongkar Dalang Besarnya Juga Dong #shorts #trending
00:22
Video thumbnail
Istana Mendadak Ramai! 11 Duta Negara Datangi Prabowo, Ada Jepang hingga Norwegia
08:31
Video thumbnail
RUU Perampasan Aset Harus Bisa Sita Hasil Kejahatan dari Penipuan Umrah Hingga Arisan Bodong
11:26
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya #shorts #trending
01:47
Video thumbnail
Isu Transfer Bank Kena Pajak, Suahasil Ungkap Fakta Sebenarnya
10:33
Video thumbnail
Emak Emak Curhat ke Menteri Gegara Notaris Diduga Terbitkan 21 Surat Tanpa Saksi
09:59
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Rekrutmen CPNS November 2026, Ini Pesan Mensesneg
11:25
Video thumbnail
Penantian Berbuah Manis, Nasib PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Kini Jadi Penuh Waktu #shorts#trending
01:41
Video thumbnail
Pemerintah Putuskan PPPK Guru, Damkar hingga Nakes Diangkat Jadi Penuh Waktu
11:26
Video thumbnail
Lawan Mafia Beras, Mentan Amran Siapkan Hadiah Buat Warga yang Berani Lapor #shorts #trending
01:54
Video thumbnail
Mentan Amran Siapkan Hadiah bagi Warga yang Berani Laporkan Mafia Beras SPHP
08:05
Video thumbnail
Tersangka Penyadapan Prabowo Bertambah, Irjen SU Diduga Beri Izin kepada Irjen AS #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Kasus Sadap Prabowo Kian Melebar, Irjen SU Diduga Izinkan Irjen AS Lakukan Penyadapan
05:44
Video thumbnail
Detik-Detik Gubernur Sherly Tampil Cantik di Hadapan Tim Kemendagri saat Presentasi
12:28
Video thumbnail
Di Tengah Gejolak Internal Polri, Suyudi Dapat Dukungan dan Bimbingan dari Para Senior #shorts
01:28
Video thumbnail
Di Tengah Kasus Penyadapan, Suyudi Dapat Dukungan Barisan Jenderal Senior Eks Kapolri
02:32
Video thumbnail
Rocky Gerung Blak-blakan soal Penyadapan, Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Singgung Kasus Penyadapan, Rocky Gerung Sebut Mau Beli Alat Sadap agar Tak Disadap
08:26
Video thumbnail
Pedas, Amran Sindir Pengamat yang Tak Percaya Ada Mafia, Sampai Bilang Begini #shorts #trending
01:16

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER