Ditarik Keluar di Menit 67, Neymar Mulai Kehilangan Magis

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.Id –Laga panas Campeonato Paulista antara Santos dan Corinthians di Stadion Sao Paulo pada Kamis (13/2/2025) berakhir dengan kekalahan tuan rumah. Santos harus mengakui keunggulan Corinthians dengan skor 1-2, dalam pertandingan yang turut diwarnai kritik pedas dari Neymar terhadap kualitas bola yang digunakan.

Neymar, yang baru kembali ke Santos pada awal Februari 2025, tak segan melontarkan keluhannya usai pertandingan. Menurutnya, bola yang digunakan dalam laga tersebut berkualitas buruk dan menjadi salah satu faktor kekalahan timnya.

- Advertisement -

“Saya pikir mereka harus memperbaikinya. Bola hari ini sangat buruk,” ujar Neymar dengan nada kecewa.

Keluhan Neymar rupanya bukan satu-satunya.

Beberapa pemain Corinthians juga mengungkapkan ketidakpuasan mereka terhadap kualitas bola yang digunakan. Andre Ramalho dan Hugo Souza, dua pemain Corinthians, turut mengomentari masalah ini.

- Advertisement -

“Maaf, tetapi bolanya jelek. Terkadang bola memantul atau menggelinding dengan sangat aneh,” kata Ramalho, yang diamini oleh Hugo Souza.

Laga melawan Corinthians merupakan pertandingan ketiga Neymar sejak kembali ke Santos setelah hampir 15 tahun berkarier di Eropa dan Timur Tengah. Namun, kepulangannya belum menunjukkan dampak signifikan bagi tim.

Dalam tiga laga yang telah dijalani—melawan Botafogo SP (1-1), Novorizontino (0-0), dan kini Corinthians (1-2)—Neymar belum mencetak satu gol pun maupun memberikan assist.

Pada pertandingan kali ini, Neymar tetap menjadi starter dan beberapa kali menunjukkan aksi dribel khasnya.

Namun, performanya dianggap masih jauh dari kata ideal. Corinthians tak mengalami kesulitan berarti dalam menjaga pergerakannya. Bahkan, pelatih Santos, Pedro Caixinha, memutuskan untuk menarik Neymar keluar pada menit ke-67 karena dianggap mulai kelelahan dan kehilangan efektivitas di lapangan.

Keputusan untuk terus memainkan Neymar dalam kondisi yang belum prima memicu kritik dari berbagai pihak. Salah satu komentator sepak bola kenamaan Brasil, Paulo Calcade dari ESPN, menilai bahwa Neymar seharusnya fokus pada pemulihan kebugaran sebelum kembali tampil di lapangan.

“Dia seharusnya tidak bermain, dia seharusnya bersiap untuk bermain. Jelas, Neymar telah kehilangan performanya. Jika Anda menggunakan pertandingan untuk berlatih, tim Anda akan bermain sangat buruk,” tegas Calcade.

Kembalinya Neymar ke Santos memang mengundang euforia besar di kalangan penggemar sepak bola Brasil. Namun, ekspektasi tinggi yang dibebankan kepadanya tampaknya berbanding terbalik dengan realitas di lapangan.

Santos mendatangkan Neymar dengan status bebas transfer setelah sang pemain dan klub Arab Saudi, Al Hilal, sepakat untuk mengakhiri kontrak enam bulan lebih awal. Namun, sejauh ini, kembalinya sang bintang ke kompetisi Brasil belum berjalan sesuai harapan.

Kini, tantangan besar menanti Neymar: membuktikan bahwa dirinya masih layak menjadi tumpuan Santos dan mampu bersaing di level tertinggi. Apakah kritik ini akan menjadi pelecut bagi Neymar untuk kembali ke performa terbaiknya? Atau justru menjadi awal dari babak baru yang sulit dalam kariernya? Waktu yang akan menjawab.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ricuh Laga Dewa United FC vs Bhayangkara FC

JCCNetwork.id-Keributan mewarnai pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United FC dan Bhayangkara FC di Stadion Citarum, Kota Semarang, Minggu (19/4). Insiden terjadi setelah...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER