JCCNetwork.id- Kepolisian Daerah (Polda) Bali tengah menelusuri penggunaan rompi bertuliskan “Polisi” dan senjata api yang dipakai kelompok kriminal asal Rusia dalam aksi penculikan dan perampokan terhadap wisatawan asal Ukraina, Igor Iermakov, di Kuta Selatan, Bali.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah rekaman video aksi penculikan itu viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat sebuah mobil warga Ukraina diadang oleh kendaraan hitam. Tiga pria berpakaian serba hitam, mengenakan balaclava, serta bersenjata api laras pendek turun dari mobil dan melakukan aksi penculikan.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Jansen Avitus Panjaitan, menyatakan pihaknya masih menyelidiki keterkaitan para pelaku dengan atribut yang mereka gunakan, termasuk rompi bertuliskan “Polisi” dan senjata api yang digunakan saat beraksi.
Saat ini, satu orang terduga pelaku telah diamankan. Pelaku berinisial KA, warga negara Rusia, masih dalam pemeriksaan guna memastikan perannya dalam kasus ini.
Sementara itu, Gubernur Bali terpilih, Wayan Koster, menanggapi serius kasus ini dan meminta agar aparat mengusut tuntas perampokan yang disertai penganiayaan terhadap korban.
Hingga saat ini, penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku serta memastikan motif di balik aksi kejahatan tersebut.



















