JCCNetwork.id-KTM, pabrikan asal Austria, dilaporkan tengah merencanakan untuk menarik diri dari Kejuaraan Dunia Balap Motor MotoGP pada 2026, sebagai bagian dari proses restrukturisasi yang tengah berlangsung.
Langkah ini disampaikan oleh media Austria Der Standard dan Crash pada Selasa (31/12).
KTM saat ini tengah menghadapi krisis keuangan yang serius, dengan utang diperkirakan lebih dari 3 miliar euro.
Dalam beberapa minggu terakhir, perusahaan telah mengajukan administrasi mandiri untuk menghindari kebangkrutan.
Proses restrukturisasi mereka mendapatkan persetujuan setelah sidang kreditur pertama yang digelar awal bulan ini, dengan izin untuk melanjutkan operasi dalam bentuk saat ini.
Namun, laporan terbaru dari Asosiasi Kreditur Alpine (AKV) mengungkapkan bahwa salah satu langkah reorganisasi yang dipertimbangkan adalah penarikan diri dari MotoGP, yang tengah dipersiapkan dalam proses restrukturisasi ini.
“ tengah direncanakan”.
Menanggapi hal tersebut, KTM mengeluarkan pernyataan yang menegaskan komitmennya untuk tetap berpartisipasi di MotoGP pada musim 2025, meskipun tidak mengungkapkan rencana jangka panjang mereka setelah tahun tersebut.
Menurut laporan Der Standard, KTM direncanakan untuk mundur dari MotoGP pada 2026, tahun terakhir dari kontraknya dengan Dorna Sports.
“kerugian hubungan masyarakat yang signifikan”
Keputusan ini tampaknya terkait dengan upaya pengurangan biaya, di mana analisis dari Boston Consulting Group menunjukkan bahwa perusahaan dapat menghemat hingga 46 juta euro per tahun jika menghentikan program Grand Prix-nya.
Keputusan ini berpotensi menimbulkan kerugian besar dalam hal citra publik bagi KTM, terutama dengan kontrak pembalapnya, termasuk Brad Binder yang terikat hingga akhir 2026, serta Pedro Acosta, Enea Bastianini, dan Maverick Vinales yang memiliki kontrak jangka panjang.
Selain itu, laporan dari sidang kreditur pertama mengungkapkan bahwa ada minat dari beberapa investor yang siap menggelontorkan hingga 700 juta euro untuk membantu KTM melalui masa sulit ini.
KTM juga dikabarkan tengah menjajaki peluang investasi, termasuk dalam pembicaraan dengan manajemen juara dunia Formula 1 tujuh kali, Lewis Hamilton, mengenai potensi keterlibatannya dalam tim MotoGP mereka.









