JCCNetwork.id-Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menegaskan bahwa jalur Puncak II menjadi solusi utama untuk mengatasi kemacetan ekstrem di jalur Puncak, yang sering kali menyebabkan kendaraan terjebak berjam-jam.
Rencana pengajuan pembangunan jalur tersebut diperkirakan akan diajukan pada tahun 2025.
Bupati Cianjur, Herman Suherman, pada Minggu (15/9), mengungkapkan bahwa kemacetan yang terjadi di jalur Puncak telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.
Antrian kendaraan dilaporkan mengular hingga 18 kilometer, dengan waktu tempuh yang bisa mencapai 12 jam lebih, terutama pada akhir pekan panjang.
“Jalur Puncak sudah tidak dapat menampung kendaraan yang jumlahnya selalu tinggi setiap libur panjang akhir pekan, sehingga jalur Puncak II menjadi solusi utama guna mengantisipasi macet di jalur utama menuju Cianjur atau sebaliknya menuju Bogor,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Cianjur telah menyelesaikan pembangunan sepanjang 17 kilometer yang merupakan bagian dari jalur Puncak II.
Jalan ini diharapkan dapat menghubungkan Cianjur dengan Bogor, sekaligus menjadi alternatif bagi wisatawan dan pendatang dari Jabodetabek yang ingin menghindari kemacetan di jalur Puncak utama.
Herman optimistis bahwa pembangunan jalur Puncak II oleh pemerintah pusat akan terwujud, mengingat pentingnya jalur tersebut dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kunjungan wisatawan ke wilayah Cianjur, khususnya di kawasan utara.
“Kami berharap bukan lagi mimpi agar jalur Puncak II segera dibangun pemerintah pusat karena ini solusi satu-satunya macet di jalur Puncak, sehingga keberadaan-nya dapat meningkatkan angka kunjungan dan perekonomian Cianjur terutama wilayah utara,” katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Cianjur, Asep Suparman, turut menyoroti bahwa penataan kawasan Puncak selama ini belum mampu sepenuhnya mengatasi kemacetan yang selalu terjadi saat liburan panjang.
Volume kendaraan yang terus meningkat membuat kemacetan menjadi masalah yang semakin sulit diatasi.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pusat termasuk kementerian dan wakil rakyat dari Cianjur yang duduk di DPR RI untuk membantu terwujudnya pembangunan jalur Puncak II sebagai solusi bagi pendatang untuk sampai dengan cepat ke kawasan Puncak-Cianjur,” katanya.



