PDIP Akui Suara Akar Rumput Inginkan Anies di Pilkada DKI  2024

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- PDI Perjuangan  mengakui bahwa nama Anies Baswedan semakin kuat disuarakan oleh masyarakat akar rumput sebagai calon potensial untuk Pilkada Jakarta 2024.

“Nama Pak Anies banyak disuarakan di akar rumput, tetapi banyak partai kan juga harus melihat secara komprehensif,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Sabtu (29/6/2024).

- Advertisement -

Hasto menekankan bahwa PDIP selalu mempertimbangkan masukan dari masyarakat menengah ke bawah, yang dikenal sebagai wong cilik, dalam setiap keputusan politik mereka. Dia menegaskan bahwa PDIP tidak hanya fokus pada aspek elektoral, tetapi juga komitmen untuk memperbaiki kehidupan masyarakat.

PDIP juga aktif mempersiapkan kader untuk menghadapi Pilkada dengan menyelenggarakan pelatihan bagi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Gelombang kedua pelatihan ini dijadwalkan pada 1 Juli 2024, sebagai bagian dari upaya PDIP untuk meningkatkan kapasitas dan komitmen para calon terhadap isu-isu yang dihadapi masyarakat.

“Terutama bagaimana suara dari kebhinekaan kita harus betul-betul diperhatikan,” kata Hasto.

- Advertisement -

Namun demikian, keputusan akhir mengenai calon yang akan diusung PDIP dalam Pilkada Jakarta dan wilayah strategis lainnya tetap berada di tangan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Hasto menegaskan bahwa Megawati terus mencermati perkembangan politik secara cermat dan akan memberikan arahan yang tepat pada waktu yang sesuai.

Sementara itu, spekulasi dan perbincangan mengenai calon gubernur Jakarta semakin memanas, dengan nama-nama besar seperti Anies Baswedan dan tokoh-tokoh lainnya mulai bermunculan sebagai kandidat potensial untuk memimpin ibu kota.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KAI Update Data: 14 Tewas, 84 Luka dalam Tragedi Bekasi

JCCNetwork.id- Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, terus bertambah....

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER