JCCNetwork.id-Bangli – Duka menyelimuti SLB Negeri 1 Bangli dengan berita meninggalnya Ni Luh Suwastini, siswi berusia 23 tahun, setelah mengalami kecelakaan memilukan.
Suwastini, seorang siswi kelas VI yang memiliki bakat melukis, mengalami kecelakaan di jalan Desa Sulahan, Bangli, Bali saat pulang ke rumah setelah jam sekolah.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 Wita ketika Suwastini mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna krem cokelat DK 3703 PP melintasi Jalan Bau, Bangli-Susut.
Sayangnya, Suwastini tidak bisa mengendalikan motornya di kawasan persawahan, menabrak tebing sawah, dan terjatuh di bahu jalan sebelah utara.
Kanit Laka Lantas Polres Bangli, Ipda I Ketut Karya, menyatakan bahwa hasil olah TKP menunjukkan kondisi jalan basah setelah hujan, meskipun tidak ada bekas rem atau gesekan di jalan.
Suwastini mengalami luka robek pada pelipis kanan dan dislokasi pada pinggul kiri, yang menyebabkan kematiannya di lokasi kejadian.
Meskipun usianya sudah cukup besar, Suwastini adalah siswi berkebutuhan tunarungu yang aktif dan berbakat melukis.
Kehilangannya sangat dirasakan oleh pihak sekolah, guru, dan siswa, yang menggelar doa bersama dan akan menaikkan bendera setengah tiang sebagai tanda duka cita.
Kepala SLB Negeri 1 Bangli, I Wayan Mudayana, menyampaikan bela sungkawa atas kepergian Suwastini, berharap yang terbaik untuk siswa mereka dan memberikan ketabahan kepada keluarga.
Media sosial Instagram SLBN 1 Bangli juga turut mengunggah ucapan bela sungkawa untuk Suwastini, menggambarkan betapa besarnya pengaruh dan kehilangan yang dirasakan oleh seluruh keluarga besar sekolah.
“Yang bersangkutan sekolah pada usia yang sudah cukup besar. Siswa kami ini merupakan siswa berkebutuhan tunarungu,” ungkapnya.



