JCCNetwork.id – Kementerian Perhubungan memproyeksikan bahwa lonjakan arus balik pemudik menuju daerah Jabodetabek akan mencapai puncaknya mulai Minggu, 14 April, hingga H+7 Lebaran 2024, dengan prediksi jumlah kendaraan yang kembali mencapai 1,87 juta.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menekankan pentingnya pemudik kembali lebih awal, dimulai dari Jumat hingga Sabtu, untuk menghindari kemacetan lalu lintas.
“Pemerintah mengharapkan pemudik untuk bisa kembali ke kota asalnya lebih cepat dimulai pada Jumat-Sabtu,” kata Budi Karya di Pos Pantau Tol Cikampek, Kamis (11/4/2024).
Pihak Kementerian mengungkapkan kekhawatiran terhadap potensi kemacetan yang dapat terjadi akibat jumlah kendaraan yang melintasi Jalan Tol Trans Jawa. Terutama, wilayah Salatiga-Semarang menjadi sorotan karena diprediksi akan mengalami penumpukan kendaraan dari Yogyakarta, Solo, Ngawi, dan Madiun.
Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga, Subakti Syukur, menyatakan bahwa lonjakan kendaraan yang diprediksi berasal dari Jalan Tol Trans Jawa dan Bandung akan mempengaruhi lokasi tertentu, terutama di KM 66 Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Peningkatan volume lalu lintas diperkirakan mencapai 247,3 persen dari kondisi normal, dengan lonjakan 18,4 persen dibandingkan puncak arus balik Lebaran tahun sebelumnya.
Distribusi kendaraan kembali ke Jabodetabek mayoritas berasal dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), diikuti oleh arah Barat (Merak) dan Selatan (Puncak). Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk memulai perjalanan kembali lebih awal guna menghindari kemacetan.
Selain itu, Jasa Marga memberikan insentif berupa potongan tarif tol sebesar 20 persen untuk kendaraan yang melintasi Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang menuju Jakarta, khususnya asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama. Potongan tarif ini akan berlaku mulai Rabu, 17 April, hingga Jumat, 19 April.
Jasa Marga menjamin pelayanan yang baik kepada pengguna jalan, terutama di GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sebagai gerbang utama untuk memasuki wilayah Jabodetabek dari Jalan Tol Trans Jawa.



