Prabowo Tekankan Indonesia Tak Pernah Gagal Bayar Utang

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyatakan bahwa sepanjang sejarah Indonesia, pemerintah tidak pernah gagal dalam membayar utang atau default.
Ini disampaikannya dalam Mandiri Investment Forum 2024 di Fairmont Hotel Jakarta, Selasa (5/3/2024).

Prabowo menekankan bahwa semua utang dari rezim sebelumnya selalu dihormati dan diselesaikan oleh pemerintahan yang melanjutkannya, meskipun ada perbedaan ideologi.

- Advertisement -

Kita merasa sangat terhormat sekali pada rezim Soeharto semua utang di bawah administrasi Soeharto sudah di selesaikan oleh pemerintah kita, karena di dalam budaya kita sangat tidak baik atau buruk atau bahkan tabu untuk tidak menghormati utang yang anda miliki,” jelasnya.

Dia juga mengapresiasi penyelesaian utang
pemerintah era Soeharto oleh pemerintahan saat ini.

Tidak hanya itu, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia berhasil mengelola pertumbuhan ekonomi pasca pandemi COVID-19, dengan tingkat inflasi yang terendah dibandingkan negara lain.

- Advertisement -

Indonesia juga mencatat surplus dalam neraca perdagangan dan kinerja ekonomi yang positif selama lima tahun terakhir.

Pujian juga ditujukan pada Presiden Jokowi atas kebijakan uniknya dalam
mengendalikan inflasi, yang dianggap sulit bagi negara lain.

Prabowo menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjaga stabilitas ekonomi yang telah terbukti berhasil.

“Karena kita bisa melihat di berbagai belahan lainnya contoh inflasi kadang kala sangat sulit sekali untuk dikendalikan. Jadi kita sangat ingin untuk menjadi berhati-hati karena Presiden Jokowi sangat sukses dan mungkin unik dalam mengendalikan inflasi secara kreatif,” bebernya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Di Tengah Ketegangan Politik, Timnas Iran Jadi Sorotan Besar Piala Dunia 2026

JCCNetwork.id - Tim Nasional Iran menjadi salah satu tim yang paling banyak mendapat sorotan selama gelaran Piala Dunia 2026. Bukan karena performa di lapangan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER