JCCNetwork.id – Menko Polhukam yang juga Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD persilahkan masyarakat untuk mengambil atau menerima uang dari politisi ketika berkampanye.
Akan tetapi, berkaitan dengan pilihan politik, ia berharap tidak terpengaruh karena uang dan sembako, namun menyesuaikan dengan pilihan hati nurani saja.
“Enggak apa-apa orang ngasih uang, boleh. Tetapi ketika pada hari pencoblosan di ruang pencoblosan, ikutlah bisikan hati nurani,” kata Mahfud MD dalam keterangannya yang di kutip JCCNetwork.id, Minggu (7/1/2024).
Oleh karena itu, Mahfud mengajak seluruh lapisan masyarakat agar tetap memilih dengan mengikuti nuraninya saat pencoblosan berlansung.
“Saudara beri tahu kepada rakyat. Mereka boleh diberi sembako, boleh di beri uang, terima uangnya. Akan tetapi, ketika mencoblos harus ikut, ikut yang di ajarkan semua agama, yaitu ikut bisikan hati nurani,” ujarnya.
Pemilu 2024 Jadi Momentum Perbaiki Negara
Menurutnya, pemilu adalah waktu yang tepat untuk masyarakat memperbaiki negaranya dengan memilih pemimpinnya yang benar.
Ia berharap masyarakat menentukan pilihannya dengan nurani dan nalar yang cerdas serta jangan sampai menjual suaranya dengan harga murah.
“Mari kita beri tahu masyarakat bahwa pemilu adalah waktu yang tepat bagi rakyat untuk memperbaiki negaranya dengan cara memilih pemimpin-pemimpin. Entah itu di legislatif maupun di eksekutif. Entah itu di DPR, DPD, dan DPRD, maupun presiden/wakil presiden dan kepala daerah. Ini Pemilu yang akan menentukan. Supaya diingat, untuk tentukan pilihan itu, jangan jual harga diri dengan harga murah,” ujar mantan Ketua MK tersebut.
“Saya ingin memperbaiki negara ini, saya ingin memperbaiki negara ini. Oleh sebab itu, pilihlah yang terbaik. Siapa yang terbaik? Saudara bisa banyak konsultasi, ya,” tuturnya.



