JCCNetwork.id – Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, dianggap sebagai sosok berjalan sebagaimana mestinya tanpa drama atau sandiwara apa pun. Langkah Prabowo selalu dipandang sebagai komitmen pada kejujuran dan ketulusan, dengan mengutamakan kepentingan rakyat.
“Saya nilai Prabowo bukan tipikal pemimpin yang suka drama dan sandiwara, dia bicara dengan tulus dan jujur,” kata Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, pada Sabtu (18/11/2023).
Jerry menilai bahwa di antara dua kandidat lainnya, yaitu Capres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo dan Capres Koalisi Perubahan Anies Baswedan, Prabowo terbebas dari upaya pencitraan. Bahkan, Menteri Pertahanan tersebut dikatakan sangat antiterhadap politik pencitraan.
“Bahkan di antara kedua lawannya, menurut saya, Prabowo juga anti politik pencitraan,” ujar Jerry.
Lebih lanjut, Jerry menilai Prabowo sebagai figur pemimpin yang tegas, sehingga sulit untuk terlibat dalam sandiwara. Prabowo bahkan tidak pernah mendramatisir segala sesuatu yang terjadi padanya.
Prabowo juga terkenal karena selalu memenuhi janjinya, seperti memberikan kapal mesin gratis kepada masyarakat yang tinggal di pesisir laut Indonesia. Pada suatu waktu, Prabowo memberikan 10 unit kapal mesin kepada masyarakat Pangandaran, Jawa Barat.
Tak hanya itu, Prabowo juga memberikan bantuan untuk korban perang di Gaza, Palestina, sebesar Rp 5 miliar menggunakan uang pribadinya. Bahkan, Prabowo juga menyumbangkan dana sejumlah serupa kepada masyarakat suku Kamoro di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Semua ini membuktikan bahwa Prabowo bukan hanya bicara, tetapi juga menunjukkan aksi nyata dan kerja nyata. Selain itu, hal ini juga mencerminkan sisi humanis Prabowo terhadap sesama manusia.
“Sejak dulu, selain berani tegas, putra dari ekonom terhebat Indonesia, yang juga mantan menteri di era Presiden Soekarno dan Soeharto, Soemitro Djojohadikusumo, ini bukanlah orang yang pandai bersandiwara dan menciptakan citra palsu,” pungkasnya.



