JCCNetwork.id- Peristiwa mengejutkan mengguncang dunia hukum Indonesia ketika Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) mengumumkan pencopotan Anwar Usman, seorang hakim konstitusi berpengalaman yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua MK. Keputusan ini juga disertai dengan larangan tegas bagi Anwar Usman untuk terlibat dalam perkara perselisihan hasil Pemilu, termasuk Pilpres, Pileg, dan Pilkada.
Dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan melalui akun YouTube Mahkamah Konstitusi, Anwar Usman, dengan rasa keyakinan yang mendalam, menyampaikan siapapun yang berusaha untuk merenggut karakter, karier, dan martabat serta kehormatan besar keluarganya, takkan mampu menciptakan kisah yang lebih indah dan luar biasa daripada rancangan Ilahi, Tuhan Yang Maha Kuasa.
“Tentu tidak akan lebih baik dan indah dibandingkan skenario atau rencana Allah Subhanahu Wata’alah Tuhan Yang Mahakuasa,” kata Anwar Usman seperti dikutip, Rabu (8/11/2023).
Anwar Usman hanya berserah diri kepada Allah. Terutama dalam menghadapi fitnah yang dianggapnya keji dan kejam terhadapnya dan keluarga. Setiap langkahnya kini hanya ditemani oleh doa dan upaya terbaik demi kepentingan bangsa dan negara.
Pada kesempatan ini Anwar Usman juga berdoa, “Semoga yang selalu memfitnah yang membuat isu yang menyudutkan diri saya dan keluarga saya atau yang menzalimi saya diampuni oleh Allah Subhanahu wa ta’ala”














