Bitcoin Menguat Tipis ke USD83.453

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Harga Bitcoin bergerak menguat tipis pada perdagangan Selasa waktu setempat, setelah tekanan di pasar obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) mulai mereda. Penurunan harga minyak turut menjadi salah satu sentimen yang menopang pergerakan aset kripto tersebut.

 

- Advertisement -

Mengutip Investing.com, Rabu (30/9/2026), Bitcoin tercatat naik 0,3 persen ke level USD83.453,8. Kenaikan itu terjadi setelah harga aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar tersebut sempat mengalami tekanan pada awal pekan.

 

Bitcoin sebelumnya mencapai posisi USD85.128,7 pada Minggu. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama. Pada perdagangan Senin, harga Bitcoin kembali terkoreksi hingga berada di bawah level USD83 ribu.

- Advertisement -

 

Pergerakan Bitcoin kemudian berbalik menguat pada perdagangan Selasa seiring perubahan sentimen di pasar keuangan global. Salah satu faktor yang menjadi perhatian investor adalah perkembangan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang sempat mengalami lonjakan tajam.

 

Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun sempat menyentuh level tertinggi sejak April 2002. Sementara itu, yield surat utang pemerintah AS bertenor 30 tahun mencapai level tertinggi sejak Juni 2002.

 

Kenaikan yield obligasi biasanya menjadi perhatian besar bagi pasar aset berisiko, termasuk kripto. Ketika imbal hasil instrumen berpendapatan tetap meningkat, investor memiliki alternatif investasi dengan tingkat pengembalian yang lebih menarik sehingga daya tarik aset spekulatif dapat ikut tertekan.

 

Kondisi tersebut membuat perkembangan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) menjadi salah satu faktor penting yang terus dicermati pelaku pasar.

 

Tekanan di pasar obligasi kemudian sedikit berkurang setelah Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams menyampaikan bahwa bank sentral AS tidak perlu terburu-buru dalam menentukan langkah kebijakan berikutnya.

 

Pernyataan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap potensi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut.

 

Selain perkembangan pasar obligasi, sentimen positif bagi industri aset digital juga datang dari ekspansi perusahaan keuangan besar Wall Street.

 

Citi memperluas layanan aset digitalnya ke Jepang dan Uni Emirat Arab. Langkah tersebut berlangsung ketika pasar tengah mencermati semakin besarnya keterlibatan institusi keuangan tradisional dalam ekosistem aset digital.

 

Ekspansi perusahaan keuangan besar dinilai menjadi bagian dari perkembangan integrasi antara sistem keuangan konvensional dan aset digital. Perkembangan tersebut menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor dalam melihat prospek penggunaan aset kripto dan teknologi terkait di sektor keuangan.

 

Meski demikian, pasar kripto masih menghadapi sejumlah risiko. Salah satunya berasal dari sorotan terhadap penggunaan stablecoin USDT milik Tether dalam transaksi yang berkaitan dengan Iran.

 

Isu tersebut mencuat setelah laporan yang dipimpin Senator Connecticut Richard Blumenthal dari Partai Demokrat di Senat AS. Blumenthal merupakan anggota senior Subkomite Tetap Senat untuk Investigasi.

 

Laporan tersebut menganalisis 846 dompet kripto yang dikaitkan dengan Iran dan telah dikenai sanksi oleh Israel maupun Amerika Serikat.

 

Dalam dokumen itu disebutkan bahwa 84 persen dari dompet digital yang dianalisis pernah melakukan transaksi menggunakan USDT. Laporan tersebut mengaitkan transaksi itu dengan aktivitas pemindahan dana pemerintah Iran lintas negara serta upaya menopang mata uang Iran di tengah penerapan sanksi AS, termasuk melalui Bank Sentral Iran.

 

USDT merupakan stablecoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar dan dirancang untuk mempertahankan nilai yang terkait dengan dolar AS. Penggunaan USDT dalam berbagai transaksi internasional sebelumnya juga menjadi perhatian regulator dan pemerintah AS, terutama ketika transaksi melibatkan pihak yang berada dalam daftar sanksi.

 

Sorotan tersebut menambah tantangan bagi industri aset digital yang masih menghadapi pengawasan ketat dari regulator di berbagai negara.

 

Di tengah beragam sentimen tersebut, pergerakan sejumlah aset kripto lainnya pada perdagangan Selasa berlangsung bervariasi.

 

Ether, yang menempati posisi kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, naik 0,3 persen menjadi USD2.681,12. XRP mencatat penguatan 0,6 persen, sedangkan Cardano naik tipis 0,1 persen.

 

Solana juga bergerak positif dengan kenaikan 0,8 persen. Dogecoin mencatat penguatan yang sama, yakni 0,8 persen.

 

Sementara itu, BNB menjadi salah satu aset yang bergerak berlawanan arah dengan penurunan 0,7 persen.

 

Token $TRUMP mencatat kenaikan paling tinggi di antara aset yang tercantum, yakni sebesar 2,9 persen.

 

Pergerakan tersebut menunjukkan pasar kripto masih sensitif terhadap perkembangan pasar keuangan global, terutama arah suku bunga AS, pergerakan yield Treasury, harga komoditas, serta perkembangan adopsi aset digital oleh institusi keuangan.

 

Dengan demikian, penguatan Bitcoin pada perdagangan Selasa belum sepenuhnya menghapus tekanan yang terjadi sejak akhir pekan. Investor masih mencermati perkembangan kebijakan Federal Reserve dan kondisi pasar obligasi AS sebagai faktor utama yang dapat memengaruhi arah perdagangan aset kripto dalam waktu dekat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

TNGR Kerahkan Tim Padamkan Karhutla Rinjani

JCCNetwork.id- Kebakaran lahan melanda kawasan Puncak Setampol, Resor Torean, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Balai TNGR langsung mengerahkan tim...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Usai Sidak Lapas Cibinong, DPR Ingatkan Ombudsman Waspadai Teror dan Intervensi
12:10
Video thumbnail
DPR Geram Soroti Lapas Cibinong, Desak Imipas Bersihkan “Tikus” yang Merajalela #shorts #trending
01:41
Video thumbnail
Bikin Kaget DPR, Ombudsman Ungkap Jalan Rahasia & Mobil Mewah di Lapas Cibinong
14:08
Video thumbnail
Polemik Lapas Cibinong, DPR Desak Imipas Basmi “Tikus” yang Merajalela
09:31
Video thumbnail
Satu Kru Kapal Arupadatu 1 Teridentifikasi, Kemana 5 Jurnalis yang Hilang Kontak?
06:49
Video thumbnail
Data Haji Tak Valid Dibersihkan, 400 Ribu Data Dihapus dan Antrean Turun Jadi 14 Tahun
08:12
Video thumbnail
Perintah Tegas Prabowo, Kemenhaj Diminta Berantas Mafia-Kartel Haji dan Umrah
08:06
Video thumbnail
Prabowo Instruksikan Tambahan Dana Rp20 Triliun untuk BPJS, Ini Kata Menkeu
08:06
Video thumbnail
Perintah Tegas Prabowo, Antrean BPJS Kesehatan Dipangkas, Pasien Tak Boleh Dibeda-bedakan
08:03
Video thumbnail
Dirjen Buka-Bukaan di DPR, Ungkap Pemilik Fasilitas Mewah dan Alkohol di Lapas Cibinong
18:55
Video thumbnail
Soal Antrean Haji, Prabowo Minta Dipangkas Hanya 14 Tahun
08:06
Video thumbnail
Hisako Curhat di Depan Hakim MK, Suami Wafat Malah Digugat Mertua dan 3 Anak
09:14
Video thumbnail
DPR Pertanyakan Pembebasan Bersyarat Indra Kenz, Di Tengah Polemik Lapas Cibinong #shorts
00:45
Video thumbnail
Indra Kenz Bebas, DPR Soroti Asesmen Ditjenpas di Tengah Polemik Lapas Cibinong
12:34
Video thumbnail
Detik-Detik DPR Tegur Pejabat Lapas Cibinong yang Asyik Ngobrol di Rapat
08:06
Video thumbnail
DPR Cecar Dirjen PAS soal Lapas Cibinong: Kalau Tak Sanggup, Berhenti
14:21
Video thumbnail
Jual Beli Fasilitas, Remisi, Pengaruh Di Lapas Bentuk Pembusukan Republik Makin Dalam
10:20
Video thumbnail
DPR Pertanyakan Nasib Rekening Mencurigakan dalam RUU Perampasan Aset
08:49
Video thumbnail
DPR Desak Napi Pengguna Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong Dipindah ke Nusa Kambangan
15:28
Video thumbnail
Detik Detik Pensiunan Telkom Berusia 68 Tahun Menangis di Sidang MK
10:24

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER