JCCNetwork.id- Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, untuk sementara ditunda menyusul meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Kemudian seluruh pembahasan terkait Board of Peace (BoP) saat ini dihentikan sementara karena situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin memanas.
“Semua pembahasan terkait BoP sedang ditangguhkan (on hold) karena meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah,” kata Prabowo dalam keterangan resminya, dikutip.
Di tengah meningkatnya ketegangan tersebut, Prabowo juga menyatakan Indonesia siap berperan sebagai mediator untuk membantu meredakan konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Ia menilai konflik tersebut telah menimbulkan ketidakpastian dan gejolak global sehingga semua pihak perlu membuka ruang dialog.
“Saran saya selalu mencari opsi damai,” ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo kembali menegaskan sikap Indonesia yang tidak akan bergabung dalam aliansi militer mana pun. Menurutnya, prinsip tersebut merupakan bagian dari politik luar negeri bebas aktif sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945.
“Kami tidak bisa menjadi bagian dari aliansi militer mana pun. Ketika sesuatu terjadi, kita tidak bisa bergantung pada siapa pun,” ujar Prabowo.



