Ketegangan Hormuz Ancam Pasokan Minyak Dunia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa kebijakan penutupan Selat Hormuz berkaitan langsung dengan meningkatnya kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan tersebut, termasuk pengerahan kapal induk yang dinilai Teheran sebagai bentuk ancaman terhadap kedaulatan negaranya.

Pernyataan itu disampaikan Boroujerdi kepada wartawan di kediaman resminya, Senin (2/3/2026), di tengah sorotan internasional terhadap situasi keamanan di jalur pelayaran strategis tersebut. Ia menyebut langkah yang diambil Iran merupakan respons atas tindakan militer Amerika Serikat yang dianggap mengganggu stabilitas dan integritas wilayah Republik Islam Iran.

- Advertisement -

“Kali ini kapal-kapal induk Amerika-lah yang datang ke wilayah Selat Hormuz dan menyerang integritas Iran, kesatuan Iran, dan wilayah Republik Islam Iran,” kata Boroujerdi kepada awak media di kediamannya, pada Senin (2/3/2026).

Selat Hormuz selama ini dikenal sebagai salah satu titik krusial perdagangan energi global. Jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab itu menjadi lintasan utama distribusi minyak mentah dari negara-negara produsen di kawasan Timur Tengah menuju pasar Asia, Eropa, dan Amerika. Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia diperkirakan melintasi perairan tersebut setiap harinya.

Boroujerdi menegaskan, Iran memiliki sejarah panjang dalam menjaga keamanan perairan Selat Hormuz. Menurutnya, selama berabad-abad negaranya berperan sebagai penjaga stabilitas di wilayah tersebut. Karena itu, Teheran tidak memiliki kepentingan untuk menciptakan instabilitas di jalur yang menjadi urat nadi distribusi energi dunia.

- Advertisement -

Namun demikian, ia menuding ketegangan terbaru dipicu oleh kehadiran kapal induk Amerika Serikat yang memasuki kawasan dan melakukan serangan yang disebutnya mengancam keutuhan wilayah Iran. Dalam pandangan Teheran, langkah tersebut memperbesar risiko eskalasi konflik dan mendorong respons tegas dari pemerintah Iran.

Diplomat senior itu juga menyinggung konflik bersenjata yang berlangsung selama 12 hari sebelumnya, yang menurutnya melibatkan upaya Israel memperluas ketegangan hingga ke kawasan strategis Selat Hormuz. Situasi tersebut, kata dia, berpotensi menyeret kawasan ke dalam konflik terbuka yang lebih luas apabila tidak dikelola dengan prinsip keamanan kolektif yang adil.

Pemerintah Iran, lanjut Boroujerdi, berpandangan bahwa keamanan di Selat Hormuz harus berlaku setara bagi seluruh negara di kawasan. Ia menyatakan, apabila Amerika Serikat menginginkan jalur tersebut tetap aman bagi kepentingan global, maka prinsip yang sama juga harus diberikan kepada Iran sebagai negara yang berbatasan langsung dengan perairan itu.

“Jika mereka ingin aman, kami pun sama,” pungkasnya.

Ketegangan di Selat Hormuz segera memicu reaksi pasar global. Sejumlah analis energi menilai potensi gangguan distribusi minyak dari kawasan Teluk dapat mendorong lonjakan harga energi internasional. Pasar minyak dunia diketahui sangat sensitif terhadap dinamika geopolitik di Timur Tengah, terutama yang berkaitan dengan Iran dan Amerika Serikat.

Selain berdampak pada sektor energi, eskalasi di kawasan tersebut juga berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global. Negara-negara importir minyak, termasuk di kawasan Asia, diperkirakan akan merasakan tekanan apabila distribusi energi terganggu dalam waktu lama.

Belum ada pernyataan resmi dari pihak Amerika Serikat terkait tudingan yang disampaikan Dubes Iran tersebut. Namun, ketegangan yang terus meningkat menunjukkan bahwa Selat Hormuz kembali menjadi titik panas geopolitik yang menyita perhatian dunia internasional.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga CPO Naik, HET MinyaKita Dievaluasi

JCCNetwork.id- Badan Pangan Nasional (Bapanas) tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kemungkinan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng rakyat merek MinyaKita. Langkah ini dipertimbangkan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Aksi Menggemaskan Anjing Ini Tampil Lihai Bermain Voli Pantai #shotrs #trending
00:38
Video thumbnail
Demi Berobat, Pasien Dibonceng dan Diikat Kain Menuju Fasilitas Kesehatan #shotrs #trending
01:40
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Beli Gorengan, Malah Dapat Bonus Tikus #shotrs #trending
00:26
Video thumbnail
Ketika Ibu-Ibu Hadapi ODGJ, Cukup Pakai Peluit dengan Ketenangan #shotrs #trending
00:26
Video thumbnail
Aksi Kompak Parkir Mobil Sampai Dibantu Putar Setir #shotrs #trending
00:48
Video thumbnail
Momen Pertemuan Ibu dan Anak Setelah 9 Tahun Berpisah #shotrs #trending
01:45
Video thumbnail
Bukan Sekadar Pelapis, Pemain Muda Siap di Panggil Tumnas #shotrs #trending
01:02
Video thumbnail
Bukan Sekadar Pelapis, Pemain Muda Siap di Panggil Tumnas
02:24
Video thumbnail
Komisi III DPR Minta Jamwas Tegur Jaksa yang Tuding DPR Intervensi Kasus ABK Fandi #shotrs #trending
01:41
Video thumbnail
Meski Bisa Dibantu, KDM Pilih Angkat Koper Sendiri Tanpa Merepotkan
00:34
Video thumbnail
20 Tahun Stagnan, Insentif Guru Honorer Baru Naik di Era Prabowo #shotrs #trending
01:33
Video thumbnail
Aksi Pencurian Saat Hujan, Tiga Pria Gasak Kotak Sampah #shotrs #trending
00:24
Video thumbnail
ABK Dituntut Hukuman Mati, Komisi III DPR: Jangan-jangan Jaksa Ini Bagian dari Mereka? #shotrs
01:09
Video thumbnail
Detik-Detik HP Raib di Gondol Pencuri di Kios Chicken #shotrs #trending
02:15
Video thumbnail
Aksi Kocak Saat Anak Kecil Adu Mental dengan Ayam #shotrs #trending
00:14
Video thumbnail
Tangis Kapten Sea Dragon Pecah #shotrs #trending
00:59
Video thumbnail
Teddy Luruskan Isu Pendanaan MBG #shotrs #trending
01:48
Video thumbnail
Teddy Luruskan Dana MBG
08:28
Video thumbnail
Detik-Detik Diduga DC Hadang Pengendara di Tengah Jalan #shotrs #trending
02:41
Video thumbnail
Aksi Nyeleneh Bule Mancing di Genangan Banjir di Jalanan #shotrs #trending
00:22

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER