Usai Terputus Akibat Banjir, Jembatan Darurat Kutablang Mulai Difungsikan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork. id- Akses utama di jalur nasional Medan–Banda Aceh kembali terbuka setelah Jembatan Bailey Kutablang di Kabupaten Bireuen resmi difungsikan, Sabtu (27/12).

Jembatan darurat tersebut mulai digunakan usai prosesi adat peusijuk sebagai simbol doa keselamatan bagi para pengguna jalan.

- Advertisement -

Peresmian berlangsung sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB dan dilanjutkan dengan pembukaan arus lalu lintas.

Kendaraan roda dua hingga roda empat kini dapat melintas normal, mengakhiri gangguan mobilitas yang sebelumnya terjadi di ruas vital penghubung wilayah pantai utara Aceh.

Pembangunan jembatan dilakukan PT Adhi Karya (Persero) bersama kontraktor lokal PT Krueng Meuh, dengan pendampingan teknis dari Pemerintah Aceh melalui Dinas PUPR serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

- Advertisement -

Percepatan pengerjaan turut melibatkan personel Satuan Zeni Kodam Iskandar Muda yang bekerja intensif di lapangan.

Proses pemasangan konstruksi berjalan relatif cepat berkat koordinasi lintas instansi.

Personel Zeni Kodam IM bersama tim teknis dan kontraktor bekerja tanpa mengenal waktu, termasuk pada malam hari, guna memastikan jembatan dapat segera digunakan dan memenuhi standar keselamatan.

Jembatan Bailey Kutablang dibangun sebagai solusi sementara menggantikan jembatan lama yang rusak parah dan terputus akibat banjir bandang serta longsor.

Kondisi tersebut sebelumnya memutus akses transportasi utama antara Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe, sehingga berdampak pada distribusi logistik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Secara teknis, jembatan ini menutup bentang terputus sekitar 50 meter. Konstruksi menggunakan Bailey tipe 2–1 sebanyak 21 petak dengan panjang terpasang sekitar 63 meter dan daya dukung hingga 60 ton.

Pengerjaan melibatkan 33 personel Zeni Kodam IM dan telah mencapai progres 100 persen.

Dengan beroperasinya Jembatan Bailey Kutablang, konektivitas di kawasan pantai utara Aceh kembali pulih.

Pemerintah berharap kelancaran arus transportasi ini mampu mendorong kembali aktivitas sosial, ekonomi, serta distribusi barang antarwilayah secara optimal.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Masih Dugaan, Istana Tegaskan Tidak Ada Intervensi Soal Status Nusron Wahid

JCCNetwork.id - Kabar yang mengaitkan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan Hak Guna...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Calvert-Lewin Bawa Leeds Menang

Rupiah Melemah ke Rp17.694

Gempa M2,7 Guncang Selatan Bandung

Kangen Band Kembali Bersama

LRT Fase 1B Resmi Beroperasi