JCCNetwork.id- Irak kini tampil dengan wajah baru di bawah asuhan pelatih Graham Arnold. Mantan juru taktik timnas Australia itu membawa formula yang bisa menjadi ancaman serius bagi Timnas Indonesia rumus tujuh detik.
Strategi ini menekankan kecepatan dalam merebut kembali bola maksimal tujuh detik setelah kehilangan penguasaan. Menurut pelatih Irak, Nather Al Khatib, filosofi ini menjadi identitas baru skuad Singa Mesopotamia yang tidak pernah ada di era pelatih sebelumnya, termasuk Jesus Casas.
Indonesia sendiri punya catatan buruk melawan Irak dalam dua tahun terakhir, selalu kalah di setiap pertemuan. Kini, dengan kehadiran Arnold, tantangan Tim Garuda semakin berat.
Apalagi Arnold bukanlah sosok asing. Ia sudah dua kali menghadapi Indonesia saat masih menangani timnas Australia pada tahun lalu.



