1.439 Bidan Didorong Buka Klinik Mandiri di Papua Barat Daya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Papua Barat Daya gencar mengoptimalkan layanan kesehatan ibu dan anak melalui pelatihan serta penguatan kompetensi bidan. Program ini diarahkan agar para bidan mampu membuka praktik klinik mandiri yang legal dan profesional demi memperluas serta mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat.

Ketua IBI Papua Barat Daya, Anita Rohani Wariaka, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan komitmen organisasi dalam menekan angka kematian ibu dan anak sekaligus mengurangi kasus stunting yang masih menjadi persoalan serius di wilayah tersebut.

- Advertisement -

“Kami berkomitmen untuk lebih proaktif menurunkan angka kematian ibu dan anak di Papua Barat Daya,” katanya.

Hingga saat ini, tercatat sudah ada sepuluh klinik bidan mandiri yang beroperasi secara resmi di Papua Barat Daya. Rinciannya, empat klinik berada di Kabupaten Sorong dan enam lainnya di Kota Sorong. Menurut Anita, keberadaan klinik tersebut akan mempermudah masyarakat memperoleh layanan kesehatan, terutama di tingkat komunitas yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan besar.

“Ini tujuannya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

- Advertisement -

Dalam upaya peningkatan kualitas tenaga, IBI Papua Barat Daya melaksanakan pelatihan Bidan Delima, sebuah program penguatan kapasitas untuk mencetak bidan profesional, beretika, dan berdaya saing. Melalui pelatihan ini, diharapkan para anggota IBI mampu memberikan pelayanan berkualitas sekaligus membuka praktik secara legal.

“Kami terus mendorong 1.439 anggota IBI yang terdaftar untuk memberikan pelayanan yang profesional, berkualitas, dan beretika,” ujarnya.

Selain pembinaan internal, IBI Papua Barat Daya juga menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan provinsi maupun kabupaten/kota. Kolaborasi ini dinilai penting untuk menyinergikan program pemerintah dengan peran aktif bidan dalam masyarakat.

Anita menambahkan, peran bidan tidak hanya sebatas tenaga medis, tetapi juga agen perubahan sosial. Menurutnya, keberadaan bidan sangat vital, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil yang minim akses terhadap rumah sakit atau pusat kesehatan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Demo Ricuh di Lapas Bollangi, Delapan Provokator Diamankan Polisi

JCCNetwork.id- Aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Lapas Narkotika Kelas IIA Sungguminasa atau Lapas Bollangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (25/5/2026), berakhir ricuh. Massa...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER