Ceramah Zakir Naik di Indonesia Batal Mendadak

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Rencana kedatangan penceramah internasional Zakir Naik ke Indonesia mendadak batal. Padahal, ulama asal India itu dijadwalkan mengisi ceramah di empat kota — Surabaya, Malang, Solo, dan Bogor — mulai 21 Juni hingga akhir bulan ini. Pembatalan ini mengejutkan banyak pihak, khususnya para penggemar dan panitia daerah yang sudah menunggu kehadirannya.

Awalnya, promotor sebelumnya, Yayasan Dr Zakir Naik Indonesia yang diketuai Anang Sadino, menjanjikan pembiayaan penuh acara, termasuk sewa tempat dan kebutuhan logistik. Namun, hingga menjelang hari-H, tak ada kejelasan soal venue maupun dana operasional. Alhasil, peralatan dan kru tak dapat diberangkatkan sesuai jadwal.

- Advertisement -

“Kalau tempat belum jelas, tim lapangan juga tak bisa kerja. Jadi akhirnya semua mundur, dan beliau tidak bisa tampil. Kalau disebut penipuan, saya tidak berani bilang, tetapi mungkin wanprestasi,” ungkap Ketua Yayasan Garda Mualaf Indonesia, Dondy Tan, dalam sebuah video yang diunggah kanal YouTube Richard Lee, Selasa (24/6/2025).

Zakir Naik sendiri disebut telah membeli tiket untuk puluhan orang dari kru dan membawa peralatan teknologi tinggi bernilai ribuan dolar AS guna kebutuhan perekaman acara untuk Peace TV. Namun, tanpa masuknya dana dari sponsor, acara urung terlaksana dan terpaksa dijadwal ulang.

Dondy Tan memastikan pihaknya telah membawa perkara ini ke jalur hukum dengan melaporkan Anang Sadino ke polisi atas dugaan wanprestasi. Namun, di tengah kegagalan itu, titik terang muncul dari seorang donatur Kanada yang siap menjadi sponsor pengganti. Kesepakatan itu dicapai setelah komunikasi intensif melalui telekonferensi bersama Zakir Naik dan pihak terkait.
“Ini musibah, tetapi bukan berarti kita lari dari tanggung jawab. Kita coba cari jalan keluar bersama,” tegas Dondy.

- Advertisement -

Hasil dari kesepakatan itu, jadwal tur Zakir Naik di Indonesia direvisi dan resmi diundur mulai 28 Juni hingga 13 Juli 2025, dengan Yayasan Garda Mualaf Indonesia sebagai penyelenggara tunggal. Salah satu venue yang telah dikonfirmasi ialah Stadion Gajayana, Malang, yang dijadwalkan menggelar acara pada 19 Juli 2025. Sementara itu, agenda di Surabaya dan Sidoarjo resmi dibatalkan.

Saat ini, tim teknis dari Peace TV bahkan sudah berada di Indonesia guna memastikan kualitas acara sesuai standar siaran internasional. Dipimpin oleh Dondy Tan, seorang mualaf Tionghoa yang masuk Islam pada 2014, Yayasan Garda Mualaf Indonesia juga aktif dalam membina dan memfasilitasi para mualaf di Indonesia — hingga saat ini berhasil mengislamkan hampir 300 orang.

Dondy mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh bagi acara ini, baik secara moral maupun materiil, mengingat ini mungkin menjadi kesempatan terakhir bagi Zakir Naik untuk menyampaikan dakwah di Indonesia.

“Kita tidak lari dari musibah, tetapi siap menjadikan ini pelajaran berharga bagi masa depan,” tutup Dondy.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, DPR dan Pemerintah Perkuat Koordinasi

JCCNetwork.id- Di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah dan gejolak yang terjadi di pasar keuangan domestik, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menggelar...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER