JCCNetwork.id- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima berbagai masukan penting dari para pemimpin negara yang dikunjunginya dalam lawatan internasional beberapa waktu terakhir. Masukan tersebut terkait dengan gagasannya untuk mengevakuasi sekitar seribu warga Gaza, Palestina, guna mendapatkan pengobatan dan perawatan medis di Indonesia.
“Alhamdulillah kita dapat update yang jernih,”ujar Prabowo kepada awak media saat berada di Amman, Yordania, dalam sebuah pernyataan yang mencerminkan optimisme dan kehati-hatian atas rencana besar tersebut.
Menurut Prabowo, rekomendasi yang diterimanya dari para pemimpin dunia membuka jalan bagi kemungkinan terobosan baru yang lebih konkret dalam waktu dekat. Ia menyebutkan bahwa arah kebijakan ini tetap akan mengedepankan pertimbangan matang serta menjaga keseimbangan berbagai kepentingan, terutama untuk rakyat Palestina yang selama ini menjadi korban krisis kemanusiaan berkepanjangan.
“Kita berharap mungkin dalam waktu dekat akan ada terobosan ke arah yang baik tentunya kita harus menghitung dan membela kepentingan semua pihak, terutama kepentingan rakyat Palestina,” ujarnya.
Prabowo tidak menutup mata terhadap kekhawatiran dan pro-kontra yang muncul di dalam negeri seputar wacana evakuasi warga Gaza ke Indonesia. Ia memahami sepenuhnya bahwa gagasan besar ini memerlukan diskusi dan pertimbangan yang sangat hati-hati.
Presiden menegaskan bahwa rencana tersebut masih berada dalam tahap wacana dan konsultasi, belum menjadi keputusan final. Ia pun menyampaikan komitmennya untuk terus berdialog dengan pihak-pihak terkait, terutama otoritas resmi Palestina, agar setiap langkah yang diambil tidak melanggar kedaulatan dan tetap dalam koridor diplomasi yang baik.
“Ya ini saya sedang konsultasi, nanti saya akan ketemu dengan pimpinan-pimpinan dari Palestina juga gimana cara nanti pelaksanaannya,” kata Prabowo kepada wartawan di Antalya, Turki, dikutip



