KPK Terus Kembangkan Kasus Korupsi LNG

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Mantan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan liquefied natural gas (LNG).

Pemeriksaan tersebut berlangsung pada Jumat (10/1/2025) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

- Advertisement -

Pantauan di lokasi menunjukkan Nicke meninggalkan gedung KPK pada pukul 10.27 WIB.

Meski dikejar pertanyaan oleh awak media, Nicke memilih bungkam dan tidak memberikan pernyataan terkait pemeriksaannya.

“Makasih ya, makasih,” ujar Nicke Widyawati saat meninggalkan gedung KPK.

- Advertisement -

Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, pada Kamis (9/1/2025).

Ahok menjalani pemeriksaan selama satu jam sebagai saksi dalam kasus yang sama.

Kasus Dugaan Korupsi LNG

Dalam kasus ini, mantan Dirut Pertamina, Karen Agustiawan, telah ditetapkan sebagai tersangka.

Karen divonis 9 tahun penjara dan denda Rp 500 juta oleh pengadilan.

Hakim menyatakan Karen melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Namun, hakim tidak membebankan uang pengganti kerugian negara senilai USD 113 juta kepada Karen.

Sebagai gantinya, pembayaran uang pengganti dibebankan kepada perusahaan asal Amerika Serikat, Corpus Christi Liquefaction LLC, yang dianggap tidak berhak mendapat keuntungan dari pengadaan LNG tersebut.

Karen telah mengajukan banding atas vonis tersebut, tetapi hukuman tidak berubah. Saat ini, ia mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

KPK menyatakan tengah mengembangkan kasus ini lebih lanjut.

Lembaga antirasuah itu mengonfirmasi bahwa telah ada tersangka baru yang ditetapkan dalam kasus pengadaan LNG ini.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gempa Susulan Flores Capai 13.863 Kali

JCCNetwork.id- Aktivitas kegempaan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang kawasan tersebut. Badan Meteorologi,...

KRL Jabodetabek Normal Usai Gempa M5,9

Rupiah ke Rp17.585, IHSG Tertekan

Harry Kane Kandidat Ballon d’Or 2026

Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.512

Kemenkeu Ambil Alih Utang Kereta Cepat

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER