38 Pelajar Terjerat Obat Keras

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Kasus penyalahgunaan obat keras daftar G kembali mencuat di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Pihak kepolisian mengungkapkan peredaran obat terlarang tersebut kini menyasar kalangan remaja, termasuk pelajar sekolah. Bahkan, obat keras itu ditemukan beredar di lingkungan sekolah dengan melibatkan sejumlah pelajar.

Pengungkapan kasus ini bermula ketika Polres Luwu Timur berhasil menangkap seorang pelajar SMA Negeri 2 Luwu Timur yang diduga berperan sebagai pengedar. Dari hasil penyelidikan lebih lanjut, sebanyak 38 pelajar di sekolah tersebut terindikasi terlibat dalam penyalahgunaan obat keras.

- Advertisement -

Kepala SMA Negeri 2 Luwu Timur, Nursalam, membenarkan adanya keterlibatan siswa dalam kasus ini.

“Iya benar. Kasusnya sudah ditangani Polres Luwu Timur,” kata Nursalam.

Ia menambahkan, satu pelajar di antaranya terbukti sebagai pengedar di lingkungan sekolah. Langkah tegas pun diambil oleh pihak sekolah dengan memberikan sanksi skors kepada para pelajar yang terlibat, sedangkan siswa yang bertindak sebagai pengedar dikeluarkan secara permanen.

- Advertisement -

Pelajar yang dikenai skorsing selama satu bulan akan kembali bersekolah setelah menjalani pembinaan bersama orang tua. Sementara itu, Iptu Andi Imran Hamid, Kepala Satuan Narkoba Polres Luwu Timur, menyampaikan bahwa pelajar yang menjadi pengedar telah diproses melalui mekanisme diversi karena masih di bawah umur.

Andi Imran juga menekankan pentingnya peran aktif pihak sekolah dan orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika.

“Kami berharap pihak sekolah dan orang tua lebih aktif memantau anak-anak agar mereka tidak terjerat kasus narkotika,” ucap Andi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

10 Ruas Tol Baru Siap Dukung Arus Nataru 2026

JCCNetwork.id- Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan penyelesaian dan fungsionalisasi 10 ruas jalan tol baru hingga akhir 2026 guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER