“Tetapi setiap perbedaan saya punya keyakinan ada jalan tengah dengan satu tujuan yaitu kesejahteraan rakyat, bangsa dan negara. Dan itu adalah cita-cita perjuangan dari pada Partai Golkar,” tutup dia.
Sebelumnya, Bahlil juga sempat menyinggung pakaian yang dikenakan oleh Ketua PDIP sekaligus pasangan Airin.
Tidak seperti Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang menegur Airin tak memaki baju merah hitam saat pemberian rekomendasi, Bahlil justru tidak melarang hal yang sama.
“Indonesia ini majemuk, lebih dari berbagai suku bangsa dan multipartai yang perbedaan itu menjadi sebuah kekuatan besar. Karena itu Pak Ade Sumardi jangan khawatir kami tidak akan minta untuk menukar warna baju untuk baju kuning kami tetap bangga dengan warna baju warna merah saja,” tandasnya.














