Lebih lanjut, Taufan menjelaskan pengalaman Bahlil yang tumbuh berkembang yang lahir dari Kawasan Timur Indonesia (KTI).
Bahlil juga dinilai tidak hanya memiliki pengalaman tapi kemampuan manajerial sangat mumpuni.
“Kami yakin, dengan pengalaman dan kecerdasannya, Bahlil akan membawa Golkar menjadi pilar utama demokrasi di Indonesia,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Taufan menyanyangkan adanya sejumlah pihak meragukan Bahlil sebagai kader Golkar.
Ia tak ingin ada diskriminasi pada proses pergantian kepemimpinan melalui Munas yang rencananya digelar 19-20 Agustus di Jakarta itu.
“Secara kader, Bang Bahlil adalah kader tulen Partai Golkar. Apa yang mau diragukan lagi? Apa karena Bang Bahlil memulai aktif di Golkar dari Kawasan Timur Indonesia seperti Papua Barat? Jangan begitulah berpikirnya, sebagai kader Golkar dan sebagai anak bangsa kita berpikir universal bahkan siapapun bisa memimpin negeri ini termasuk memimpin Golkar,” tegas Taufan.
“Beliau itu pernah jadi wakil sekretaris AMPG Papua. Saat itu, AMPG pertama kali dibentuk. Akbar Tandjung selaku Ketum Golkar. Dan satu lagi, sesuai SK kepengurusan Golkar Papua yang sempat viral, Bahlil itu sudah aktif di Golkar di tingkat Provinsi sejak tahun 2001-2014,” sambung Taufan.
Taufan menjelaskan, para pemilik suara di Munas perlu bangga dengan menguatnya dukungan kepada Bahlil yang memulai karir politik dan karir bisnisnya dari bawah.
Bahkan, Taufan sangat bangga jika Bahlil benar-benar terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
“Kenapa kami bangga? Itu karena, dengan terpilihnya Bang Bahlil sebagai Ketum Golkar semakin mengukuhkan bahwa partai (Golkar) ini adalah partai Rakyat. ‘Dari rakyat, untuk rakyat’. Coba buka profil Bang Bahlil, dulu waktu masih kecil buat makan saja susah karena kegigihan semua mimpi-mimpinya diraih,” terangnya.
“Termasuk jadi menteri dan sebentar lagi memimpin kami di Golkar. Siapa tak bangga dan rakyat akan mencatat ini sebagai sejarah, kalau di Golkar tak ada diskriminasi soal latar belakang ekonomi, sosial, pendidikan dan agama,” pungas Taufan.



