JCCNetwork.id – Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa), KP Norman Hadinegoro, angkat bicara mengenai ancaman pecah belah yang dilancarkan oleh negara asing terhadap Indonesia melalui agen-agen mereka di dalam negeri.
Menurut Norman, niat jahat negara asing terhadap Indonesia sudah berlangsung sejak lama.
Pasalnya, dengan sumber daya alam yang melimpah dan program hilirisasi menjadi incaran utama mereka.
“Negara asing telah memulai upaya ini dengan membiayai separatisme di Aceh dan Papua. Bahkan, dalam Pilpres 2024, mereka terlibat dalam upaya subversif melalui agen-agen mereka,” ujar KP Norman, Sabtu (9/3/2024).
Adapun beragam teror di Papua lewat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), menurut Norman merupakan bagian dari rencana negara asing yang menggunakan agen-agen Indonesia.
Bahkan juga, termasuk ormas internasional seperti Hizbut Tahrir Indonesia dan jaringan narkoba internasional, untuk melemahkan NKRI.
Meski demikian, Norman mengapresiasi keberanian dan pengaruh Presiden Jokowi di dunia internasional.
Selain itu, Pangeran Norman juga mengapresiasi kekuatan TNI dan Polri yang bersatu dengan rakyat dalam menjaga keutuhan NKRI.
Pasalnya, bagi Indonesia, sebagai Bangsa pejuang tetap mengedepankan pertahanan rakyat semesta bersama TNI dan Polri dan selalu menjaga kedaulatan Republik Indonesia beridiologi Pancasila.
“Dari sejak dahulu, asing menginginkan Indonesia tidak kuat dan mereka menginginkan Indonesia terpecah belah menjadi beberapa Negara bagian,” tandas Norman.



