JCCNetwork.id – Kabupaten Jishishan, Provinsi Gansu barat laut Tiongkok, diguncang hebat oleh gempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter pada Senin (19/12/2023) tengah malam. Presiden Republik Rakyat China, Xi Jinping, dengan cepat merespons bencana tersebut dengan mendesak upaya pencarian dan penyelamatan maksimal serta pengaturan yang tepat untuk mengamankan keselamatan jiwa dan harta benda warga yang terdampak.
Gempa ini telah menelan korban jiwa sebanyak 100 orang di Provinsi Gansu dan 11 orang di Provinsi Qinghai, sementara infrastruktur krusial seperti air, listrik, transportasi, dan komunikasi mengalami kerusakan signifikan.
Pemerintah Tiongkok segera merespons dengan mengirimkan kelompok kerja dari Dewan Negara ke daerah-daerah terkena dampak guna membantu mengkoordinasikan upaya bantuan. Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok dan Angkatan Polisi Bersenjata Rakyat diperintahkan untuk bekerja sama aktif dengan pemerintah daerah dalam upaya penyelamatan dan bantuan bencana.
Perdana Menteri Li Qiang juga turut memberikan instruksi, mendorong upaya sekuat tenaga dalam penyelamatan dan perawatan korban untuk meminimalkan kerugian jiwa. Sementara Provinsi Gansu dan Qinghai telah bergerak cepat dengan mengorganisir dukungan bantuan, termasuk pengiriman kamp darurat dan tempat tidur lipat ke wilayah terdampak.
Dalam suasana keprihatinan dan kerja keras bersama, Tiongkok bersiap menghadapi dampak gempa ini dengan semangat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
























