Kurir Makanan Terlibat Produksi Cairan Sintetis Melalui Media Sosial

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Unit Narkotika Polresta Bogor membekuk seorang kurir makanan dengan inisial Y, yang diduga terlibat dalam produksi dan distribusi cairan sintetis yang dipasarkan melalui media sosial. Kasus ini terbongkar setelah penyelidikan terhadap tiga pelaku di Kota Bogor.

“Untuk kasus tembakau sintetis ini kita kembangkan dari 3 orang yang diamankan. Dari home industry di Palmerah, berhasil diamankan pelaku dan berbagai bahan dasar sebagai campuran dari tembakau sintetis,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Jumat (24/11/2023).

- Advertisement -

Menurutnya, pelaku Y, yang dikenal sebagai pembuat cairan tersebut, secara mandiri meracik komposisi cairan dengan menggunakan berbagai bahan, termasuk aseton, kloroform, biang, dan sebagainya.

“Dikemas berbagai bentuk ukuran. Kemasan kecil dijual Rp 1,2 juta dan ukuran besar Rp 2 juta. Menurut keterangan pelaku sudah 3 bulan dan 4 kali mendistribusikan hasil tindak pidananya,” jelasnya.

Bismo menjelaskan bahwa Y memasarkan cairan tersebut melalui media sosial dan menggunakan metode penjualan sistem tempel kepada pembelinya. Kasus ini kini ditangani sesuai dengan Pasal 112 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

- Advertisement -

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota Kompol Eka Candra menyatakan bahwa Y, yang sehari-hari bekerja sebagai kurir makanan online, memperoleh bahan baku dan petunjuk cara meracik dari anaknya, yang saat ini juga menjadi target operasi penegakan hukum.

“Kerja utamanya di situ (kurir makanan online), dia dikasih tahu (cara meracik) sama anaknya karena anaknya juga sekarang kita buru juga,” tutupnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Aman

JCCNetwork.id- PT Pertamina Patra Niaga menegaskan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER