Mengguncang Politik: JARI’98 Usulkan Jokowi 3 Periode Demi Rekonsiliasi Nasional

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Suasana politik tanah air semakin mendebarkan seiring berjalan menuju momentum Pemilu 2024. Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (JARI’98), Willy Prakarsa, dalam tengah waktu yang mepet seperti ini, mengutarakan bahwa dari suara-suara yang ia tampung di arus bawah, banyak keluhan mengenai kekurangan pasokan logistik, baik dari relawan maupun simpul-simpul lainnya.

Lalu kurangnya lagi politik bijak, yang tercermin dalam perilaku saling menjatuhkan lawan dalam arena politik, merupakan suatu tindakan yang tidak tepat dan dapat merugikan bangsa secara keseluruhan. Politik seharusnya menjadi wahana untuk mendiskusikan ide dan visi, bukan sarana untuk saling menghancurkan reputasi lawan

- Advertisement -

Maka dari itu, Willy Prakarsa mengajukan sebuah ide yang kontroversial sebagai jalan tengah: “Daripada pemilu dan pilpres kali ini terasa dipaksakan, mendingan Pak Jokowi lanjut ke tiga periode. Kita bisa bersatu dan berdaulat secara utuh, masih ada waktu untuk menciptakan suasana rekonsiliasi nasional. Kita bisa melanjutkan pembangunan infrastruktur dengan melibatkan akademisi, cendekiawan, dan para pakar untuk menciptakan masa depan yang lebih baik.”

Sementara itu, Willy Prakarsa mengklaim, banyak orang sepakat dengan idenya tersebut, namun sebagian besar dari mereka tidak tahu caranya. Untuk itu Willy Prakarsa yang juga aktivis 98 ini, menyampaikan bahwa tugas untuk merancang langkah-langkah yang tersebut seharusnya menjadi tanggung jawab para akademisi, cendekiawan, pengamat, dan pakar.

“Indonesia ini banyak orang pintar, tapi kata kucinya itu ya cuman rekonsiliasi nasional. Kita duduk bicara baik-baik untuk kemaslahatan bangsa ini,” tandasnya.

- Advertisement -

Sementara soal kenyataan bahwa Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) mengatur masa jabatan presiden hanya dua periode. Sementara melanggar batas masa jabatan bisa membahayakan prinsip demokrasi dan rotasi kekuasaan, Willy Prakarsa, merinci beberapa argumennya.

Salah satu argumen utama adalah tentang kontinuitas pembangunan. Dengan memberikan presiden waktu yang lebih lama untuk memimpin, negara diharapkan dapat mencapai kemajuan dan stabilitas yang lebih besar. Selain itu, argumen tentang stabilitas politik dan ekonomi ditempatkan sebagai upaya menjaga ketertiban dan pertumbuhan ekonomi, menghindari ketidakpastian akibat pergantian kepemimpinan.

Lalu keberhasilan pembangunan yang terlihat. Di mana selama masa jabatannya Jokowi telah mencapai pencapaian positif lainnya dalam infrastruktur dan dengan memperpanjang masa jabatan itu maka dapat memastikan kelangsungan dan konsolidasi prestasi tersebut.

“Dengan lanjut Jokowi 3 periode bisa dianggap bahwa akan lebih mudah mencapai konsistensi dalam pengelolaan pemerintahan. Kemudian meminimalkan risiko kebijakan yang impulsif atau tidak konsisten antar-pemimpin,” tutup Willy Prakarsa.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gempa Dini Hari Guncang Maluku Utara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

JCCNetwork.id- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, pada Rabu (5/8/2026) dini hari. Guncangan yang berpusat di laut itu dirasakan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Begini Balasan Kang Dedi Mulyadi Kepada Penenetang Sayembara Tangkap Begal
12:05
Video thumbnail
Kopdes Merah Putih Ramai Disebut Masih Kosong, Zulhas Buka Suara
09:40
Video thumbnail
Bukan Cuma Sayembara! Strategi Kang Dedi Mulyadi Buat Begal Harus Takut Warga
10:05
Video thumbnail
Hashim Tegaskan MBG Tak Akan Berhenti Tetap Lanjut, Kecuali Prabowo Kalah di Pilpres 2029
09:49
Video thumbnail
Pernah Hidup Pas-Pasan dan Dihina Ini Jalan Amran dari Anak Kos hingga Jadi Menteri
09:01
Video thumbnail
KDM Siapkan Tanggung Jawab untuk Korban Begal Keluarga Korban Meninggal Ikut Ditanggung
10:16
Video thumbnail
Bikin Prabowo Kaget! Begini Inovasi Rumah Tahan Gempa Tipe 36, Cuma 14 Hari Rp190 Juta
09:16
Video thumbnail
Buku SD-SMA Dicek Prabowo Satu per Satu, Begini Perbandingannya dengan Luar Negeri
11:43
Video thumbnail
Prabowo Soroti Buku Pelajaran, Tulisan Kecil hingga Kertas Rusak Jadi Masalah
11:48
Video thumbnail
Detik-Detik Hakim Saldi Isra Tegur Ahli Presiden
11:19
Video thumbnail
Siap-Siap Ganti Gas 3 Kg! BRIN Pamer Gas ANG, Lebih Awet dan Hemat
15:25
Video thumbnail
Ahli Presiden Bicara APBN, Hakim MK Soroti Batas Logika Politik
11:10
Video thumbnail
Ahli Presiden Dicecar Hakim MK Soal Arah APBN untuk Daerah
25:59
Video thumbnail
Ekonomi Melejit 34,17%, Tapi Gubernur Sherly Tanya Apakah Maatnya Sampai ke Rakyat?
12:37
Video thumbnail
Bikin Amran Salut! Banyak Maba Undip Ternyata Sudah Jadi Bibit Pengusaha
15:02
Video thumbnail
Bagaimana Rasanya? Prabowo Cicipi Kripik Ubi Ungu di Stand BRIN
08:43
Video thumbnail
Tak Disangka! Gegara dengar Curhat Mahasiswa, Mentan Amran Langsung Telepon Bulog
09:22
Video thumbnail
Mengapa Mentan Amran Sampai Bayari Kos Mahasiswa 2 Tahun? Awalnya Cuma Dengar Curhat Soal Beras
08:54
Video thumbnail
Prabowo Kumpulkan Buku Pelajaran Asia Tenggara, Kurikulum RI Mau Dibawa ke Mana?
11:19
Video thumbnail
Kenapa Prabowo Sampai Kumpulkan Buku Pelajaran Asean? #shorts #trending
02:15

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER