JCCNetwork.id- Guncangan hebat mengguncang dunia sepak bola setelah Richard Arnold, Direktur Utama Manchester United, secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya dari posisinya pada Rabu (15/11/2023). Arnold, yang telah setia kepada klub sejak tahun 2007, mengambil alih jabatan Direktur Utama dari Ed Woodward pada Februari tahun lalu.
“Richard Arnold telah memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Manchester United setelah 16 tahun bersama klub,” demikian pernyataan United.
Arnold dijadwalkan memberikan dukungan transisional hingga akhir Desember, dan saat ini proses pencarian sedang berlangsung untuk menemukan pengganti yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan.
Dalam pernyataannya, Arnold mengungkapkan rasa terima kasih kepada para pekerja dan penggemar klub.
“Saat menjalani naik dan rurun, hal yang konstan adalah dedikasi para pekerja kami serta para penggemar. Saya ingin berterima kasih kepada mereka semua untuk kesetiaan dan komitmen mereka, dan mendoakan yang terbaik untuk semua orang yang terasosiasi dengan klub ini,” ucap Arnold.
Perhatian juga tertuju pada potensi perubahan kepemilikan saham minoritas Manchester United. INEOS Group, kepunyaan miliarder Inggris Jim Ratcliffe, dikabarkan semakin mendekat untuk menjadi pemilik saham tersebut. Mereka konon bersedia menggelontorkan dana sebesar 1,25 milyar pound untuk memperoleh saham minoritas, sekaligus melakukan proses akuisisi terhadap operasional sepak bola klub.
Laporan dari BBC menyebutkan bahwa kesepakatan ini kemungkinan akan disetujui pada jeda internasional saat ini, yang diperkirakan berlangsung pada awal pekan ini. Sebelumnya, Arnold juga memainkan peran penting dalam penunjukan pelatih Erik ten Hag, yang berhasil mengakhiri puasa gelar Manchester United selama enam tahun pada musim lalu.
Dengan pengunduran diri Arnold dan potensi perubahan kepemilikan, klub saat ini sedang melalui fase pertimbangan strategis oleh Keluarga Glazer, pemilik utama klub. Mereka sebelumnya telah mengumumkan pertimbangan opsi strategis, termasuk opsi penjualan klub. Meskipun telah ada penawaran sekitar 5 milyar pound dari Sheikh Jassim bin Hamad Al Thani dan Jim Ratcliffe, nilai tersebut masih dianggap rendah oleh Glazer, dan proses kepemilikan saham minoritas masih menjadi fokus perhatian.



