JCCNetwork.id– Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, mengakui bahwa skuadnya memiliki kualitas yang mendalam, tetapi ia merasa tidak adil terhadap pemain yang masih minim mendapatkan kesempatan bermain.
Meskipun Real Madrid berada di posisi kedua dalam Klasemen Liga Spanyol dengan 32 poin dari 13 pertandingan, Ancelotti mengungkapkan rasa penyesalannya terhadap pemain seperti Luka Modric yang harus puas menjadi pemain pengganti, meski seharusnya mendapatkan posisi starter.
Ancelotti juga menyatakan kepuasannya dengan kondisi skuad, terutama setelah pemulihan Vinicius dan Rodrygo yang kembali ke performa terbaiknya meski cedera Jude Bellingham.
Meski demikian, permintaan maaf tersebut menjadi refleksi kesadaran Ancelotti terhadap pemain yang belum mendapatkan cukup menit bermain.
“Saya merasa tidak adil, Modric harusnya jadi starter hari ini. Inilah yang terjadi ketika Anda punya skuad penuh kualitas,” ungkap pelatih asal Italia itu dikutip dari AS.
“Tapi inilah pekerjaan saya untuk menentukan pilihan. Saya tidak tahu apakah para pemain merasa saya adil atau tidak,” tandasnya.



