Hoaks, Ujaran Kebencian, dan SARA Jelang Pemilu 2024, GPMI: Bisa Memecah Belah Bangsa!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

“Ketika hoaks dan ujaran kebencian dalam konteks Pilpres maka tujuannya untuk menjatuhkan lawan politik. Hasilnya bisa menimbulkan perpecahan antar pendukung Pilpres. Dan tidak menutup kemungkinan akan memicu permusuhan seperti Pilpres lalu yamg sampai hari ini masih ada sisa-sisa yang kita rasakan,” tegasnya.

Fernando mengingatkan, agar capres-cawapres dan para pendukungnya ingin meraih kemenangan, harusnya lebih meningkatkan kelebihan dari calonnya, bukan sebaliknya menjatuhkan lawan politik.

- Advertisement -

“Ini harus kita sikapi agar tidak memicu hoaks dan ujaran kebencian. Kita kan negara yang beradab, seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai yang membuktikan bahwa kita ini adalah negara beradab,” jelasnya.

“Demokrasi kita harus beradab dengan tidak menyebar hoaks dan ujaran kebencian,” sambung Fernando.

Adapun, pegiat media sosial, Darmansyah mengatakan bahwa warganet hari ini memiliki karakteristik tersendiri terutama dalam mencerna informasi hoaks yang valid.

- Advertisement -

“Warganet lihat hoaks dari sumbernya. Ketika hoaks dibagikan oleh oknum media mainstream dan tim pemenangnya maka mereka percaya dan akan membagikannya. Kalau sumbernya dari yang tidak jelas maka mereka tidak akan membagikan,” ujarnya.

Dikatakannya, guna memutus hoax dan ujaran kebencian di media sosial, sebagai pengguna media sosial jangan ikut menyebarkan.

“Kecuali berasal dari media terkonfirmasi atau resmi dan tim pemenangan, walaupun ada hoax-hoaxnya sedikit. Kita ini melihat medsos tanpa hoaks ini kurang seru, yang penting jangan membuat hoaks yang bisa memecah belah dan memicu pertikaian yang sangat besar,” kata dia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo Tekankan Keselamatan, KAI Diminta Pasang Pintu Otomatis

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mempercepat peningkatan sistem keselamatan di seluruh jaringan perkeretaapian nasional, termasuk memasang pintu perlintasan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER