JCCNetwork.id- Bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari Koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, kasus dugaan korupsi Kementerian Pertanian (Mentan) yang ikutn menyeret nama mantan menteri sekaligus politikus NasDem, Syahrul Yasin Limpo tak ada kaitan dengan proses pemenangan.
“Yang penting ada tiga hal. Pertama, itu bukan urusan kita. Itu urusan pribadi kalau enggak salah,” ujar Cak Imin di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/10/2023).
Cak Imin meminta kasus Yasin Limpo tidak digeneralisirkan dengan Koalisi Perubahan. Jadi biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya tanpa dikaitkan dengan Koalisi Perubahan.
“Jangan digeneralisir, arena itu (urusan) pribadi. Kita komitmen, pokoknya hukum ditegakan seobjektif mungkin, tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum NasDem, Surya Paloh, mengakui adanya dampak terhadap elektabilitas partainya serta pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) setelah kader partainya, Yasin Limpo, diduga terjerat kasus korupsi yang sedang ditangani oleh KPK.
“Pastilah ada pengaruhnya pada elektabilitas partai. Dan juga AMIN, pasangan yang didukung oleh NasDem, Bung Anies dan Bung Muhaimin Iskandar, pasti ada. Tetapi sejauh mana pengaruh ini,” kata Surya Paloh di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023).



